Terperangkap Di Dimensi Lain
(PART 1)
Selamat pagi, hari ini ane akan sedikit bercerita tentang pengalaman pribadi saya beberapa tahun silam
Entah horor atau gimana, nanti reader sendiri yang menilai. Yang jelas ane benar-benar mengalami kejadian diluar nalar yang sampai sekarang ane ga percaya itu terjadi.
Oke, mari kita mulai.
Spoiler for Tepatnya 2014 lalu:
Awal cerita ane saat itu sedang melaju menggunakan sepeda motor untuk menuju pulang seperti biasa, melewati jalan yang setiap hari selama 2 tahun terakhir ini ane lewati. Dengan alunan musik yang terpasang di headphone ane berdendang ria malam itu sembari melajukan motor secara perlahan.
Kalo gak salah malam itu cerah dengan bulan setengah purnama menyinari dan berhias bintang. Jalanan pun sepi seperti biasa.
Quote:
Sekedar Info, ane tinggal di Kota Sorong, Papua Barat.
Kurang lebih 30 menit sudah ane menempuh perjalanan, dan tibalah ane di jalanan yang kanan kirinya dibatasi oleh pemalang sawah yang begitu luas. Disetiap sisi, terlihat beberapa ekor sapi sedang melahap santai rerumputan.
"Huft, dasar hewan, malam2 gini masih aja sempat makan". Gumam ane saat itu. Kembali ane fokuskan pandangan ke depan, "Loh kok kabut ya banyak banget ya" Kembali ane bergumam dalam hati. Ane berfikir, ah mungkin asap dari pembakaran rumput dari warga. Ane acuhkan kabut tersebut dan kembali melaju santai.
Lalu, tiba-tiba mata ane menuju kearah 2 gapura besar dan memiliki corak yang sama sekali ane tak pahami.
Sejak kapan di jalan ini dibangun gapura, tulisan di gapura itu mirip seperti aksara Jawa. Ane hentikan kendaraan ane sejenak dan memandang sekitar. "Kok sepinya beda ya" Gumam ane.
Ane mencoba memahami situasi saat itu. Dari kejauhan, ane melihat 1 obor ditengah pemalang dan perlahan mendekati ane.
Sesaat kemudian, tibalah didepan ane wanita paruh baya memakai pakaian khas Jawa dengan susuk sirih dimulutnya.
Wanita itupun berkata.
"Darimana le" Tanya wanita itu dengan mulut masih mengunyah sirih
"Dari tempat kerjaan mbah, ini mau pulang" Jawabku apa adanya, sambil sesekali memandang sekitar yang tampak sangat berbeda.
"Tapi malam ini kok sepi amat ya mbah, gak ada kendaraan sama sekali" Lanjut ane sambil menggaruk kepala
"Kamu tinggal di Gubug Progo ya lee?" Tanya si mbah, dan ane tak paham daerah yang mbah sebutin barusan.
"Gubug Progo?
...
..
.
Lanjut ke PART selanjutnya ya gan
Terperangkap Di Dimensi Lain (Ternyata)
(PART 2)
Yah, saatnya update lagi. Meskipun ini hari minggu ane tetap kerja gan.
Dan ini lagi istirahat jadi ane sempatin untuk lanjutin update.
Quote:
"Kamu tinggal di Gubug Progo ya lee?" Tanya si mbah, dan ane tak paham daerah yang mbah sebutin barusan.
"Gubug Progo?
Spoiler for "Gubug Progo?"
"Iya le, emang kamu dari mana tadi. Kendaraan apa yg kamu maksud?" Tanya si mbah dan clingukan kanan kiri seperti mencari sesuatu.
"Lhoh mbah, bukannya ini daerah Aimas ya?" Tanya ane pada si mbah.
"Aimas?, ini perbatasan le, desa Gubug Progo arah selatan dan kamu dari arah Tanjung gersang" kata si mbah Sambil menunjuk kearah selatan.
Quote:
Ane makin bingung mendengar perkataan si mbah, dan saat itu juga ane tak tau ada didaerah mana. Yang ane lihat hanya hamparan sawah yang diselimuti kabut dengan cahaya redup.
"Sebenarnya kamu dari golongan apa le?" Tanya si mbah memecah lamunan ane.
"Golongan? Maksud mbah" Tanya ane
"Jadi kamu bukan golongan jin? Pulang lah le. Ini bukan alammu" Ungkap si mbah dengan nada takutnya.
"Loh mbah, saya di alam jin? Perasaan tadi saya sedang berkendara" Jawabku.
"Ayo ikut mbah, jangan disini. Nanti serdadu Marad mengetahui mu. Dan menghakimi ketidaksengajaanmu ini" Ajak si mbah dan menuntun ane ke sebuah gubuk yang semenjak tadi gak ane lihat keberadaannya.
Quote:
Diakhir PART, akan ane jelaskan golongan jin yang nenek sebutkan barusan. Dan pula tingkatan Maraddalam tingkatan golongan ya.
Lalu tibalah ane di didepan sebuah gubuk reot, dan si mbah tersebut mempersilahkan ane masuk.
Dan setelah ane membuka pintu reot yang terbuat dari bambu tersebut, dan Subhanallah keadaan didalam Gubug itu sangatlah mewah dengan guci-guci yang berkilauan dan memiliki dekorasi serta kaligrafi yang sangat indah.
Saat itu ane duduk disebuah kursi, entah dari bahan apa kursi itu sangat empuk (bukan sofa).
Lalu datang wanita muda berselendang dengan rambut disanggul.
Wanita itu mengenakan kebaya khas Jawa.
"Si mbah mana buk?" Tanya ane pada wanita itu.
"Perkenalkan nama saya Asih" Ujar wanita itu sembari tersenyum ceria.
"Dan saya sosok wanita tua yang kau temui tadi adalah saya. Saya dari golongan Al-Ghawwashun. Selamat datang di dunia kami nak" Lanjutnya lalu ia duduk didepanku. Dan masih dengan senyumannya"
Ok gan, lanjut nanti lagi ya. Ane kerja dulu
Quote:
Ok gan, lanjut nanti lagi ya. Ane kerja dulu
for Penjelasan Tentang tingkatan dan golongan makhluk ghaib:
1. Iblis
Iblis merupakan nenek moyang segala ras jin. Kata lain dalam
hadist, Iblis dikenal sebagai Azazil
2. Setan (Asy-syaitan)
Setan Adalah golongan jin yang tingkatan ya lebih rendah dan
merupakan keturunan langsung dari kaum Azazil. Tugasnya ialah menggoda menggoda
manusia kearah segala perilaku kejahatan, maksiat, dzalim dsb. Golongan setan
merupakan yang paling durhaka, karena kebanyakan dari mereka terlahir dari
neraka dan sama sekali tak mau tunduk kepada ALLAH SWT.
ALLAH Swt pun berfirman, agar manusia tak mengikuti
langkah-langkah setan.
3. Al-Maraddah
Tingkatan Al-Maraddah ini dibawah setan. Tugasnya ialah
membuat takut dan menyebarkan fitnah pada kaum manusia dan jin itu sendiri.
Sebab arti dari Al-Maraddah itu sendiri adalah Pewas-was.
Caranya ia hembuskan perasaan takut kepada manusia sehingga hilang
ketenangannya.
4. Al-Farid
Dalam hadist, Al-Farid disebut sebagai Ifrit. Tugasnya ialah
menipu daya manusia sehingga hilang imannya.
5. Al-Awan
Jin yang tingkatannya dibawah Ifrit ini bertugas menjadi
pendamping atau Khodam manusia.
6. Al-Ghawwashun
Jin yang tarafnya dibawah Al-awan ini disebut Al-Ghawwashun
artinya penyelaman. Sesuai artinya, jin ini tinggal dibawah laut. Golongan jin
ini ada yang muslim dan ada yang kafir.
7. Ath-Thayyarun
Jin golongan ini disebut sebagai jin udara. Jin ini dapat
mendatangkan bencana seperti angin topan, badai, dll.
8. Ath-Thawabi
Ath-Thawabi artinya pengekor, tugasnya membantu jin lain.
Dalam status sosial manusia, jin ini termasuk golongan
pembantu.
9. Al-Qarna'
Tugas golongan jin ini adalah membantu jin-jin lain yang
memiliki tingkatan ilmu tinggi yang memiliki perjanjian dengan manusia.
Dalam kata lain, jin ini yang berperan penting pada manusia
yang memiliki ilmu ghaib.
10. Al-Ammar
Golongan jin ini adalah jin yang memiliki tingkatan paling
rendah.
Golongan ini terkadang tak memiliki status sosial dan bebas
berkeliaran mengganggu serta mendorong manusia untuk mempelajari ilmu-ilmu
hitam yang menyesatkan.
Terperangkap Di
Dimensi Lain (Malam Yang Panjang)
(PART 3)
Lanjut ke PART 3 ya GanSis
Quote:
"Perkenalkan nama saya Asih" Ujar wanita itu
sembari tersenyum ceria.
"Dan saya sosok wanita tua yang kau temui tadi adalah
saya. Saya dari golongan Al-Ghawwashun. Selamat datang di dunia kami nak"
Lanjutnya lalu ia duduk didepanku. Dan masih dengan senyumannya
Nah, waktu ane denger ungkapan si buk asri saat itu, sumpah
otak ane gak bisa mencerrna secara logika.
Jujur aja, saat itu ane kagak percaya tuh sama yang namanya
ghaib, dunia lain, setan dan segala macamnya.
Yang ane percaya, bahwa Allah lah yang maha ghaib.
"Jadi, saya di alam ghaib nih buk? Gimana bisa,
perasaan tadi" Ujar ane bertubi-tubi
"Buktinya, kamu telah berada disini" Jelasnya
dengan nada yang begitu ramah.
"Tapi, mana mungkin? Pasti saya mimpi, ah jelas-jelas
tadi saya sedang berkendara buk" Ane masih belum bisa menerima kenyataan
saat itu gan.
"Jadi, apa kamu berminat untuk kembali? Bukankah banyak
diantara kaum manusia ingin kemari, bahkan dengan berbagai cara yang
sesat" Ungkapnya lalu menuangkan minuman, yg aneh heran, sedari tadi
dimeja itu tak ada benda apapun. Tapi kok tiba-tiba ada sebuah kendil dan 2
buah gelas
"Yang jelas, tinggallah disini beberapa menit
saja" Ucapnya lagi sambil menyuguhkan segelas minuman semacam teh
Ane teguk minuman itu, ane tenangkan pikiran, kembali ane
pastikan bahwa saat itu bukanlah mimpi.
"Coba jelaskan buk, sedikit tentang alam ghaib. Karena
waktu saya tidak banyak" Ujar ane kemudian.
"Kamu baru menggunakan waktu 2 detik nak."
jawabnya lalu tersenyum.
"Loh, kok bisa? Perasaan udah 30 menit saya
disini" Sahut ane mengelak.
"1 detik disini sama dengan 1000 detik diduniamu. Mari
ikutilah denganku" Ajaknya lalu ane berdiri dan mengikuti wanita itu.
Saat itu buk asri mengajak ane berjalan menapaki anak tangga
yang entah kemana.
Dan tibalah kita di disebuah ruangan yang hanya ada 1
jendela.
"Tempat apa ini buk" Tanya ane
"Ini tempat ibuk semedi dan beribadah pada yang maha
kuasa"
"Ibuk muslim, sholat juga" Tanya ane kaget setelah
mendengar pernyataan buk asri barusan
"(Tertawa kecil) Jauh sebelum Leluhur mu Adam
diciptakan oleh yang maha kuasa, leluhur kami telah lama bersujud dan beribadah
nak. Bagi manusia, sholat merupakan tiang agama, tapi bagi kami, keyakinan akan
sang maha kuasa merupakan suatu anugerah yang tiada tara. Dengan mengagungkan
namaNya, mengikuti perintahNya serta menjauhi laranganNya" Jelas buk asri,
dan sukses membuat ane terpana.
"Lihatlah nak, dari sini kamu bisa melihat
semuanya" Lanjutnya sambil menunjuk kearah luar jendela.
Subhanallah, Dari situlah ane baru dapat memahami, bahwa
saat itu ane sedang berada di alam yang bukan alam manusia. Segala sesuatu yang
ane lihat tak dapat ane cerna dengan akal pikiran.
Sangat luas, dan keseluruhan yang dibawah sana berkabut
putih. Tanpa cahaya, disisi lain ane melihat beberapa bayangan terbang bebas,
jauh bawah sana, sungguh kehidupan dalam sini, Alam ghaib memang ada, dan
sedang ane saksikan. Dan itu bukan mimpi.
"Lihatlah, apa kamu melihat diantara jin itu memiliki
pacaran merah didahi mereka?" Tanya buk asih
"Iya buk, mengapa setiap fisik dari jin sangatlah
aneh"
"Pancaran merah itu, berarti mereka adalah jin
peliharaan, atau pesuruh manusia yang memiliki ilmu hitam. Kami tak memiliki
fisik nak, kami hanya dapat berubah bentuk sesuai keinginan.
Dan sosok inilah yang aku inginkan untuk kamu lihat secara
batin" Jelas buk asri
"Jadi, Pesugihan, serta ilmu-ilmu lain yang dimiliki
manusia dengan cara sesar berasal dari sini buk?"
"Benar nak, banyak diantara golongan jin dan syaitan
yang ikut campur dalam urusan manusia." Jelas buka asri.
Quote:
Bentar gan, ane tinggal mandi dulu. Sambil mencoba mengingat
kembali. Maklum gan dah 4 tahun lalu...
Skipp next PART >>>>
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 4)
Quote:
"Jadi, Pesugihan, serta ilmu-ilmu lain yang dimiliki
manusia dengan cara sesar berasal dari sini buk?"
"Benar nak, banyak diantara golongan jin dan syaitan
yang ikut campur dalam urusan manusia." Jelas buk asri.
Ok, saat itu otak dan pemikiran ku sudah conect, dan ane
udah yakin seyakin yakinnya bahwa ane saat ini sedang Terperangkap alias
tersesat dalam ghaib.
Setelah itu, ane diajak buk asri menuju sebuah pekarangan
dan tidak jauh dari pekarangan itu ada sebuah semacam rawa, rawa dengan bau
yang sangat menyengat.
Warna air di rawa itu berwarna merah pekat. Diantaranya ada
segerombolan anak kecil berlarian. Eh tapi, mereka bukan anak kecil, mereka
segerombolan tuyul, yah mereka adalah tuyul.
Ukuran mereka teramat kecil dan diantaranya bahkan ada yang bertanduk
serta bertaring.
"Kamu pasti tau siapa mereka?" Tanya buk asri
"Hehe, sangat familiar buk. Mereka suka mencuri
uang" Jawabku sambil sedikit tertawa.
"Mereka adalah darah daging manusia yang dilahirkan
oleh jin wanita sepertiku" Ujar buk sambil tersenyum.
"Kok bisa buk?"
"Iya bisa, mereka adalah janin aborsi para wanita
biadab" Jawabnya dengan wajah memerah
"Dan juga sperma hasil onani para lelaki yang tak mampu
menahan nafsu syahwat mereka" Lanjutnya
"Astagfirullah, jadi begitu asal usul mereka ya
buk"
"Oh ya buk, mumpung aku lagi disini. Mau tanya2
boleh"
"Silahkan nak, moga juga akan jadi pengetahuanmu"
Buk asri kembali tersenyum
"Gini buk, apa benar. Manusia yang telah meninggal
secara tidak wajar akibat suatu kejadian tertentu. Kecelakaan misalnya, apakah
roh/arwah mereka akan gentayangan?" Tanya ane
"Ruh manusia hanya ke alam ini hanya saat mereka
bermeditasi atau kepentingan tertentu. Ruh dan nyawa memiliki arti yang
berbeda.
Pada saat kematian, nyawa manusia langsung menuju alam
barzakh, jauh diatas alam ini (Langit ketiga). Dan mereka hanya bisa melihat
dunianya selama 1000 hari (Waktu didunia manusia). Setelah itu, mereka tak akan
pernah bisa kemana-mana selain di alam barzakh. Hanya manusia yang memiliki
perjanjian pada iblis atau lebih tepatnya yang menjual jiwanya pada iblis. Maka
mereka akan menjadi bala tentara iblis dan termasuk golongan Al-Maraddah. Jadi
perihal penampakan hantu yang menyerupai manusia yg telah meninggal, merupakan
ulah jin seperti kami nak." Jelas buk asri.
" Lalu, apa buk asri memiliki keluarga. Apa dilahirkan
serta dibesarkan layaknya kami?" Tanya ane lagi
" Nah, tak semua jin dilahirkan. Ada beberapa yang
tiba-tiba ada seperti salah satunya saya nak. Semua atas kehendak Allah SWT.
Saya dulu sebelum seperti sekarang, tempat tinggalku dikerajaan ditengah
Samudera, sebuah tempat yang kalian sebut sebagai Samudera pasifik. Disana saya
diasuh oleh Keluarga jin muslim dari timur tengah. Sampai akhirnya mereka
musnah akibat azab Allah "
" Berarti kaum jin juga bisa meninggal buk?"
" Kita sama nak, kamu, kaum manusia adalah keturunan
Adam, sedangkan kami, kaum jin, beberapa diantara kami adalah keturunan Azazil
atau yang kalian sebut sebagai Iblis. Kami semua dapat binasa atas kehendak
yang maha kuasa."
Spoiler for para reader tercintah:
Maaph ya, kalo. Bahasa penulisan thread ane berantakan
emoticon-Ngakak karena jujur ane bukan penulis
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 5)
Quote:
" Berarti kaum jin juga bisa meninggal buk?"
" Kita sama nak, kamu, kaum manusia adalah keturunan
Adam, sedangkan kami, kaum jin, beberapa diantara kami adalah keturunan Azazil
atau yang kalian sebut sebagai Iblis. Kami semua dapat binasa atas kehendak
yang maha kuasa."
" Iya buk, saya paham sekarang." Saat itu ane udah
kehabisan kata-kata, dan memilih diam sambil memandang sekitar.
Spoiler for Ilustrasi Gubug Buk Asri:
Setelah itu, kami kembali ke Gubug buk Asri. Dan secara
tiba-tiba pula, disana ada sebuah bangku yang terbuat dari batang pohon.
Lalu kami duduk disana.
"Usiamu berapa nak?" Tanya bu asri
"Di tahun ini, genap 22 buk" Jawab ane polos.
"Masih terlampau muda, dulu saya pernah membantu
manusia, lebih tepatnya mendampingi. Kalau tidak salah tahun 1870an. Beliau
berilmu tinggi dan memiliki padepokan. Sampai sekarang keturunan ke 5 nya masih
sering menjumpai saya dikala waktu luang"
"Apa ibuk tidak kesepian hidup sendiri seperti
ini"
"Saya masih memiliki Allah yang senantiasa ada
nak" Lalu ia kembali tersenyum.
Quote:
Kalau ane perkirakan, usia ibuk asri bila jadi manusia
sekitar 30 tahunan dan masih muda. Beliau juga bisa berubah ke berbagai bentuk.
Namun ujar beliau, wujud inilah wujud aslinya. Dan usianya saat itu adalah 55
tahun (Waktu alam ghaib)
Quote:
Dialam ghaib, disana tak ada perbedaan antara siang dan
malam. Bila siang disana, maka malam dialam manusia dan begitu pun sebaliknya.
Kegiatan mereka pun hampir sama seperti manusia. Aktivitas jin ternyata sama
seperti aktivitas kita. Dan daerah yang ane datangi saat itu memang daerah jin
yang tergolong masih lingkup kerajaan Gubug Progo
Oke gan, lanjut besok lagi flashbacknya. Malam ini ane mau
ketemu dulu ama si buk asri. kalau beliau gak sibuk sih.
Biasanya kalau ane temui mendadak, beliau sedang meditasi kadang juga gak ada.
Sampai disini dulu ya gan, sampai jumpa besok
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 6)
Hai para reader, ane hadir lagi. Hari ini kerjaan gak
terlalu sibuk dan ane sempatin untuk update lanjutan PART 5
Oke GanSis, mari kita simak bersama-sama
Quote:
Saat itu ane masih duduk berhadapan dengan buk asri,
Lalu, tiba-tiba....
Spoiler for Tiba-tiba :
Dari arah semak belukar, terdengar suara langkah kaki dan
perlahan suara itu makin mendekat
Dan seketika, buk asri memegang kepala Bagian belakang ane,
ada semacam suatu Energi yang masuk, hangat kesekujur tubuh.
Beberapa saat kemudian, terlihat segerombolan kuda...
Tapi, what??
Quote:
Mereka bukan seutuhnya kuda, tapi berbadan manusia.
Seperti makhluk dalam mitologi Yunani gan, (Centaury).
"Siapa mereka buk" Tanya ku berbisik
"Ssshhhh" Hanya suara bisikin dari buk asri, lalu
mereka bercakap.
"Hey, apa kau melihat seorang manusia beberapa saat
lalu" Tanya seorang lelaki berjenggot, dan ia setengah kuda.
"Aku tak melihat manusia yang kau maksud paman"
Jawab buk asri, terlihat raut wajahnya yang ketakutan.
Ehh, mengapa mereka tak melihat ane yang jelas ada disamping
buk asri??
Apakah tadi buk asri menyamarkan wujud ane atau? Ah ane tak
mengerti.
Yang jelas ane masih menyimak obrolan mereka.
"Pulangkanlah ia, sebelum purnama. Bila tidak, ia akan
terperangkap Di masa lalu" Sahut seorang lainnya.
"Baik paman" Seperti buk asri keceplosan gan.
"Benar kan, kamu menyembunyikannya." Gertak lagi
lelaki itu dengan matanya yang merah pekat.
"Ampuni saya paman, dia tersesat" Jawabnya lalu
buk Asih perlahan meneteskan air mata.
"Alangkah baiknya bila kamu jujur sejak awal, agar tak
mengundang kemarahan wahai Mayang asri"
"Sekali lagi maafkan dustaku paman"
" Baiklah, tunjukan manusia itu"
Lalu, seketika ane wujud dan mereka terpana melihat sosok
ane gan.
Bahkan beberapa diantara mereka sempat terhentak.
"Dari mana asalmu wahai anak muda" Tanya lelaki
itu
"Sa..saya keturunan Jawa paman" Jawab ane dengan
nada gagap.
"Mengalir darah anoman patih di tubuhmu nak, tak
kusangka. Akhirnya aku dapat bertemu dengan Patih anoman"
"Maksud paman?" Satu lagi teka-teki yang
dihadapkan pada ane saat itu.
"Kamu keturunan ke-7 dari pewaris ke-7 melalui generasi
ke 19 Anoman patih. Nenek dan kakek moyangmu dahulu kala adalah panglima
kami"
Ngacir dulu gan
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 7)
Quote:
"Maksud paman?" Satu lagi teka-teki yang
dihadapkan pada ane saat itu.
"Kamu keturunan ke-7 dari pewaris ke-7 melalui generasi
ke 19 Anoman patih. Nenek dan kakek moyangmu dahulu kala adalah panglima kami"
"Maaf, aku belum mengerti paman" Ucapku pada
lelaki berjenggot itu
"Pejamkan matamu nak"
Lalu ane memejamkan mata.
Spoiler for Memejamkan mata :
Entah ane pada zaman apa saat itu, yang jelas ane berada
disebuah aula megah, setiap sisinya bercorak ala eropa. Entahlah, tak dapat ane
gambarkan dalam kata-kata.
Disebuah ruangan, duduk diatas singahsana seorang raja,
memiliki wujud tak seperti manusia pada umumnya. Raja itu berbadan kekar bak
gorila, bertangan macan dan memiliki ekor serta rambut yang amat panjang.
Ditambah jubah berwarna merah serta tongkat yang bertahtakan batu mulia
berwarna putih mengkilau.
Disudut lain, sedang berdiri tegap lelaki berwajah kera dan
seluruh badannya dipenuhi bulu berwarna putih.
Apakah lelaki itu yang dimaksud paman? Apakah dia patih
anomanyang dikatakan sebagai kakek moyangmu?
Beberapa saat jantung ane berdebar dengan sangat kencang ya,
satu kedipan mata lalu ane telah kembali pada situasi dimana semula.
"Bagaimana nak, sudah kau temui kakek moyangmu?"
"Sudah paman, apakah benar beliau."
"Pejamkan lagi matamu, aku kuserahkan sepenuhnya wasiat
serta warisan dari leluhur mu"
Satu kedipan mata, dan wujud ane berubah gan.
Spoiler for Berubah:
Wajah ane sepenuhnya seperti kera, ya kera. Yah, sejak saat
itu hingga sekarang, Tak dapat ane pungkiri bahwa ane benar-benar keturunan
ANOMAN patih
Ijin bentar gan, mau makan siang dulu
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 8)
Quote:
Wajah ane sepenuhnya seperti kera, ya kera. Yah, sejak saat
itu hingga sekarang, Tak dapat ane pungkiri bahwa ane benar-benar keturunan
ANOMAN patih
Seketika, mereka semua tunduk sama ane, terkecuali buk astri
hanya yang tersenyum bangga ngeliat ane
"Maha patih anoman telah kembali, setelah ratusan abad
akhirnya kami dapat kembali menjumpai mu wahai paduka" Ucap salah satu
dari mereka.
"A..aku hanya manusia paman, dan tak tau menau perihal
takdir ini." Ujar ane
"Terimalah takdirmu paduka, dan kamu telah mewarisi
segala macam ilmu yang tak dimiliki semua orang."
" Dahulu, kesaktian kakek moyangmu yang mampu
membebaskan kami dari belenggu iblis laknatullah. Maka pergunakanlah ilmu itu
dengan sebagaimana mestinya"
"Jadi apa, apa aku bisa kembali sekarang?" Tanya
ane
" Ucap dalam hati, Pejamkan mata maka keinginan mu
tersebut akan terwujud atas kehendak Allah SWT"
tak mau mau menunggu lama, langsung ane coba
Spoiler for Memejamkan mata :
Dan yang terjadi....
Spoiler for Kembali kealam nyata:
Ane tersadar, dan ane telah berada diatas kasur empuk, ada
bunyi-bunyi semacam alat pendeteksi jantung, selang-selang infus tertancap
dihidung ane.
Berapa lama ane tak sandarkan diri, yang jelas diruangan itu
ada seorang wanita. Dia sedang tertidur di soda yang tak jauh dari tempat ane
terbaring.
Jarum jam dinding telah menunjukkan pukul 4 subuh.
Terasa badan ane sangatlah ringan, kembali ane Pejamkan mata
dan....
Spoiler for Kembali kealam ghaib:
Ane telah kembali, dan masih bersama 5 paman setengah kuda
dan juga buk asri.
"Bagaimana kondisi ragamu nak" Tanya buk asri
"Raga ku sehat buk, saya kesini hanya hendak berpamitan
dan dikala waktu luang akan saya kembali berkunjung kesini. Terima kasih paman,
saya pamit. Saya harus normalkan raga saya dialam nyata. Dan juga beberapa
tanggung jawab yang telah saya tinggalkan beberapa saat selama saya disini.
Assalamualaikum.."
Siapakah karakter wanita dalam ruangan itu?
GanSis penasaran
Tetap simak dan jangan pindah kamar
Oke gan sebelumnya ane tegaskan lagi, kenyataan lalu yang
ane alami murni terekam dalam otak ane dan tanpa ada rekayasa sedikitpun.
Jadi, andaikata ane telat update, itu pertanda ane lagi
Flashback.
Quote:
Yang kepo sama buk asri bisa PM
Sampai jumpa di update selanjutnya
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 9)
Selamat malam, wahai reader tercinta yang masih setia di
thread ane yang penuh kekurangan ini
Oke, di PART ini ane akan ungkap siapa Mayang asri
Karakter yang pertama muncul dalam kisah ane.
Ada beberapa reader yang PM ane minta ane sketsa kan sosok
buk asri, mustahil gan
Nih salah satunya.
Dari agan Wizardgandalf7
sebab kenapa, sosok buk asri ini selalu berubah.
Oke fix, ane akan tunjukkan sosok buk asri yang pertama kali
beliau tunjukan ke ane.
Dan ane nemu pict yang 80% mirip sama beliau.
Mari kita simak pict tersebut.
Tujuannya agar reader dapat mengenal akrab sosok karakter
buk asri.
Ilustrasi sosok Mayang Asri :
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(Awal Dari Sesuatu Yang Besar)
(PART 10)
Setelah ane sadar, sekujur badan ane terasa sakit, nyeri
disetiap persendian.
Entah mungkin efek perjalanan lintas dunia atau apa yang
jelas ane pegal linu.
Eh, baru sadar, ini sudah sore. Padahal seingat ane pas
pergi jam 4 subuh, disana hanya pamitan gak ada 2 menit. Ternyata waktu teramat
cepat didunia ini.
Lalu ane dikagetkan oleh suara pintu, pertanda ada seseorang
yang hendak masuk ke ruangan tempat ane dirawat.
Saat itu posisi ane sedang bersandar lemas pada tempat
tidur. Ada beberapa bingkisan buah dimeja tepat disamping ane.
"Yan, alhamdulillah udah sadar" Masuk seorang
wanita, dan langsung mendekatiku.
"Alhamdulillah as," Balas ane sambil merekahkan
senyuman secara paksa.
"Kamu tau gak, kamu koma brapa lama?" Tanyanya
lagi, ia sudah duduk tepat disamping kiri ane.
"Enggak, emang brpa lama?"
"Andai hari ini sampai besok kmu blum sadar juga,
berarti genap 3 minggu. Aneh loh, dokter menganalisa kamu tak mengidap penyakit
apapun." Ucapnya dengan tatapan seksama kearah ane
"Heh, coba ceritain awal aku koma gimana. Aku
lupa" Tanya ane, waktu itu jujur aja gan, ane gak tau bagaimana awal ane
masuk kedunia itu. Yang ane ingat hanya saat berkendara itu aja.
"Kamu ditemukan terkapar, di perbatasan Unit 2 yan,
banyak yang mengiramu korban begal. Tapi tak ada sedikitpun luka atau barang
milikmu yang hilang" Jelasnya dengan seksama.
"Aneh ya, tapi sudahlah. Alhamdulillah aku udah
kembali" Jawab ane.
Spoiler for Tiba-tiba :
Lalu tiba-tiba, ada semacam gambaran maya dalam imajinasi
ane, disitu tergambar dengan jelas sosok wanita paruh baya "Ibu ane"
sedang berjalan kemari dengan membawa semacam rantang makanan. Ibu juga
didampingi beberapa orang lainya yaitu ayah dan 3 adik ane.
"Kamu udah makan?" Tanya ane padanya.
"Tadi pagi sih sebelum ngampus udah. Kenapa, kamu
lapar" Tanyannya balik ke ane
"Iya lapar, tapi ibuk sudah perjalanan kesini. Membawa
makanan kesukaanku.. Yaudah sana bukain pintu. Buruann" Ujar ane, lalu
Nadia bangkit dari duduknya menatap ane dengan tatapan bingung.
Sebelum ia memegang gagang pintu kamar itu, pintu itu telah
terbuka dan benar saja. Ibu, ayah serta 3 adik ane ada disana dan perlahan
berjalan menghampiri ane.
"Alhamdulillah nak, kamu udah siuman. Kamu baik-baik
aja kan?" Wanita itu menatap haru kearah ane
"Alhamdulillah baik buk. Perkedel jagung nya mana buk,
aku lapar" Ujar ane setengah meringis
"Loh kok kamu tau ibuk bawa makanan kesukaanmu?"
Tanyanya heran.
"Tau lah buk, insting anak pada ibuknya kan gak pernah
salah hehe"
Hingga malam harinya, akhirnya ane diijinkan untuk kembali
kerumah.
Diagnosa dokter memang tak menemui kejanggalan dari
kesehatanku. Maka dengan senang hati kami bergegas menuju rumah.
Selamat malam gan, ane duluan.
Besok harus bangun pagi
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 11)
Di update kali ini ane akan jelasin dikit tentang tingkatan
alam yang ada dialam ghaib itu sendiri.
Ibarat dialam nyata, kita biasa sebut sebagai daerah contoh (Negara, kota, desa dll)
Ibarat dialam nyata, kita biasa sebut sebagai daerah contoh (Negara, kota, desa dll)
Supaya agan-agan ketahui, bila diibaratkan alam dunia kita
sebagai koin yang dilemparkan ke padang pasir, maka padang pasir itulah alam
ghaib.
Sedangkan alam ghaib sendiri baru lapisan langit kedua.
Masih ada 5 langit diatasnya dan masing masing memiliki
perumpamaan yang sama.
Setelah ketujuh langit, diatanya ada Kursi Allah.
Bila diibaratkan lagi, 7 langit bawah kursi Allah adalah
koin dan luas padang pasirnya ibarat kursi Allah.
Diatas kursi Allah, yang tertinggi, singgahsana Allah, Arshy
Allah.
Bisa agan bayangkan, seberapa kecilnya kita dihadapan Allah
dan ciptaanNya.
Maka, untuk apa kita masih menyombongkan diri.
Tapi barangsiapa yang tetap berada pada jalan Allah, maka
derajat manusia itu sendiri melebihi segala makhluk ciptaan Allah yang terdahulu.
(Kisah Adam, Azazil, dan malaikat)
Oke mari kita bahas
1) Alam Kajimana
Yakni mereka yang hidup di rumah-rumah kuno masyarakat yang
bergaya aristokrat, hampir sama dengan bangsa siluman tetapi mereka biasanya tinggal
di daerah-daerah pegunungan dan tempat- tempat yang berhawa panas. Dan dikenal
dengan sebutan merak Jim oleh masyarakat alam ghaib
2) Alam Roh.
Selain tujuh macam alam tersebut, ada sebuah saluran yang
terjepit, dimana roh-roh dari manusia-manusia yang jahat menderita karena
kesalahan yang telah mereka perbuat pada masa lalu. Suara desisan di
puncak-puncak gunung adalah suara roh-roh yang sedang menderita siksaan,
terkada beberapa masyarakat menamainya sebagai roh yang bergentayangan atau
gambaran bagi manusia yang masih hidup, begitulah keadaan di alam ghaib
ini.alam mistis
3) Siluman Mahkluk Halus.
Bangsa ini tinggal didaerah yang ber air seperti di
danau-danau, laut, samudera dan lainnya, masyarakat siluman diatur seperti
masyarakat jaman kuno. Mereka mempunyai Raja, Ratu, Golongan Aristokrat,
Pegawai-pegawai Kerajaan, pembantu-pembantu, budak-budak di alam ghaib ini.
Mereka itu tinggal di Keraton-keraton, rumah-rumah bangsawan, rumah-rumah yang
bergaya kuno.
4) Sarpo Bongso.
Penguasa Rawa Pening, Sebuah danau besar yang terletak di
dekat kota Ambarawa antara Magelang dan Semarang. Sarpo Bongso ini siluman
asli, yang telah tinggal di telaga tersebut dalam waktu yang lama bersama
dengan penduduk golongan siluman. Sedangkan kanjeng Ratu Kidul bukanlah asli
siluman, beberapa pendapat mengatakan, bahwa beberapa abad yang lalu ratu kidul
merupakan seorang Gusti dikerajaan di Jawa, tetapi patihnya Nyai Roro Kidul
adalah siluman asli sejak beberap ribu tahun yang lalu, sehingga sampai
sekarang ketenaran dan ceritanya hingga sekarang masih kita dengar.
5) Alam Demit.
Bangsa ini bertempat tinggal di daerah-daerah pegunungan
yang hijau dan lebih sejuk, rumah-rumah mereka bentuknya sederhana, yakni
terbuat dari kayu dan bambu, mereka itu seperti manusia, namun bentuk badannya
lebih kecil. Ibaratnya masyarakat yang telah teratur dan juga seperti alam
ghaib Merkayangan, Siluman, Kajiman, dan Demit.alam roh
6) Merkayangan.
Kehidupan di saluran ini hampir sama seperti kehidupan di
dunia manusia, hanya saja sinar matahari tidak ada. Dalam dunia merkayangan,
menurut beberapa sumber, mereka juga mempunyai kebiasaan seperti merokok, rokok
yang sama seperti dunia manusia, membayar dengan uang yang sama, memakai macam
pakaian yang sama, ada banyak mobil yang jenisnya sama di jalan-jalan, ada
banyak pabrik-pabrik persis seperti di dunia manusia. Yang mengherankan adalah,
mereka itu memiliki tehnologi yang lebih canggih dari manusia, kota-kotanya
lebih modern ada pencakar langit, pesawat-pesawat terbang yang ultra modern
serta lainnya. Ada juga hal-hal yang mistis di alam ghaib dunia Merkayangan
ini, terkadangjika mereka menginginkan manusia dalam sebuah acara yang mereka
rayakan, mereka juga akan mengundangnya, seperti dalam acara; melaksanakan
pertunjukkan wayang kulit, menghadiri upacara perkimpoian, bekerja di batik,
rokok sebagaimana manusia pada biasanya, hingga upah mereka-pun sama dengan
manusia di dunia ini.
Begitulah kiranya Alam ghaib yang ada, maha besar Allah SWT
atas segala ciptaan dan kehendaknya, sehingga siapapun patut dan wajib sujud
dan hanya berharap pada-NYA.
Kita pun WAJIB mempercayai serta meyakini hal ghaib, karena
ALLAH SWT adalah maha ghaib.
Quote:
Btw, waktu ane dialam ghaib waktu itu ane masuk ke alam
ghaib yang berada ditingkatan Kajimana
Makan siang dulu gan
Ngacir bentar
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 12)
Selamat malam GanSis
Malam ini Bulan sabit ya
Malam ini pula para penduduk dialam ghaib sedang ramai
Nih ane sehabis sholat isya tadi abis dari sana.
Dan gak ketemu sama Buk asri
Tapi ane masih bisa berjumpa sama kawan2 lama walau hanya
beberapa saat saja.
Oke mari kita lanjutkan cerita.
Quote:
"Loh kok kamu tau ibuk bawa makanan kesukaanmu?"
Tanyanya heran.
"Tau lah buk, insting anak pada ibuknya kan gak pernah
salah hehe"
Hingga malam harinya, akhirnya ane diijinkan untuk kembali
kerumah.
Diagnosa dokter memang tak menemui kejanggalan dari kesehatanku.
Maka dengan senang hati kami bergegas menuju rumah.
Pagi harinya gan
Spoiler for Pagi hari:
Ya, pagi itu ane didatengin beberapa habib dan praktisi
supranatural.
Ada Gus bahar, gus nanang, dan beberapa lagi yang tak dapat
ane sebutkan menyangkut privasi yg bersangkutan.
Singkat cerita ane di kepoin.
"Gimana awal cerita sampai adek nyasar ke alam itu?
Butuh waktu lama bagi kami untuk mencapai sana loh, melalui berbagai meditasi
dan dzikir yang amat lama" Tanya Gus bahar
"Awalnya saya juga heran pak, dan sama sekali tak
menyadari sama sekali.
Ingatan yg masih saya simoan saat itu saya hanya sedang
berkendara menuju pulang" Jelas ane tanpa ragu
"Sulit dijelaskan, tapi memang adik sudah tiba disana.
Dialam yang jarang sekali didatangi oleh manusia.
Lebih hebatnya lagi, adik bisa kembali" Jelas Gus
Nanang.
Lalu sekilas ada bisikin maya
Spoiler for Bisikan maya:
"Tak usah patih menjelaskan siapa diri patih pada
mereka".
Sepertinya bisikan itu dari paman, dan ane hanya mengangguk.
"Yah, semua atas kuasa Allah pak" Singkat ane lalu
nyeruput kopi hangat dan menyulut sebatang rokok.
"Sampai skarang, saya hanya menganggap itu mimpi
pak" lanjut ane
"Terpancar aura aneh dalam dirimu nak, tapi tak dapat
kami jelaskan" Lanjut salah seorang praktisi berjenggot putih
"Mungkin aura makhluk lain yang menempel pada diri
saya. Dengan dzikir pasti akan hilang dengan sendirinya" Jawab ane
Namun, ane menangkap beberapa prasangka dari salah satu
praktisi tersebut.
Spoiler for Prasangka :
Cepat atau lambat, saya akan segera ungkap siapa identitas
mu.
Wah, gak bener nih orang. Auranya berubah.
Lalu ane mencoba menyingkap tabir si praktisi tsb.
Ternyata dia berilmu, ilmunya berasal dari Rijalul ghaib
yang ia dapatkan dari salah satu ilmu Kejawen.
Ia juga memiliki khodam, dan sedang menggeram takut melihat
aura ane, khodamnya cukup mengerikan. Seekor Macan dengan taring purba dan
berkulit loreng merah. Matanya berwarna putih.
Sepertinya khodam itu jin yang pernah kafir dan kini telah
mualaf.
"Yaudah, kami pamit dek. Nantinkalau ada apa-apa
hubungi kami" Ungkap Gus Bahar.
"Iyah pak, terima kasih atas kunjungannya. Dalam 2 jam
akan turun hujan sebaiknya pakailah mantel pak" Opps ane keceplosan.
"Iya dek, mantel telah kami siapkan di jok" Jawab
Gus nanang sembari tersenyum simpul.
Kembali batin ane menangkap bahasa dari Gus nanang.
Spoiler for Gus nanang:
Ternyata kamu paham dan bisa
Bentar gan, nanti lanjut lagi
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 13)
Skip beberapa hari kemudian gan
Malam itu, selepas sholat isya, ane tenggelam dalam khusyuk
dan damainya dzikir.
Dan....
Gelap...
Gulita...
Spoiler for Gelap gulita... :
Ane tersadar, sepertinya ini..
Ahh, ane berada dalam air, gelembung-gelembung udara ini..
Ane berada dalam air, berjalan didasar laut, entah laut mana
dan bagaimana bisa nyampai disini.
Ane berjalan menyusuri terumbu karang dan koral-koral
didasar laut tsb.
Ane terpana..
Subhanallah, Sepertinya itu istana, istana bawah air lebih
tepatnya.
Sungguh mustahil, tapi begitulah kenyataan saat itu.
"Masuklah nak" Ada sebuah bisikan, ternyata itu
buk asri
Ane pun berjalan masuk, dan diistana itu tak berpenghuni,
terlalu banyak lorong dan bilik.
Ane terus berjalan, sampai sebuah tepukan di pundak
mengagetkan ane dan ane pun menoleh kebelakang.
"Buk, apa kabar" Sapa ane lalu memeluknya.
"Kamu pergi belum ada 30 menit udah kangen nak sama
ibuk. Bagaimana keadaanmu di alam sana"
"Tadi aku sedang beribadah buk, lalu tersadar dan dan
sudah disini"
"Saya membutuhkanmu nak"
"Apa buk"
ntar ane ijin dulu sama buk asri
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 14)
Assalamualaikum para reader
Kita lanjutkan update ya, dan simak baik-baik.
Moga thread ane bukan hanya sebagai bacaan buat agan-agan,
tapi juga buat pengetahuan lebih.
Kembali ke saat dimana ane berada di istana bawah laut buk
asri.
"Apa buk?" Tanya ane yang penuh penasaran.
"Arya kusumo sedang meluapkan emosinya nak, maka itu
saya kembali ke istana"
"Siapa itu Arya kusuma buk, ada apa sangkut pautnya
dengan saya"
"Dia adalah Jin penguasa "
"Gunung kelud, mengapa ia marah?" Tanya ane lagi.
"Bumi timur jawa penuh noda, beberapa saat lagi ia akan
murka atas kehendak Allah ta'ala" Jelas buk asri
"Kamu, pergilah kesana. Temui salah seorang lelaki, dan
dia akan menjelaskan segala yang tak kamu ketahui" Lanjut buk asri.
"Baik buk, saya pamit. Assalamualaikum"
Ane tersadar, punggung ane terasa kaku. Mungkin akibat 10
jam dengan posisi sujud seperti itu.
Lalu ane berwudhu dan melanjutkan sholat yg tertunda.
Singkat cerita, hari itu juga ane ke kantor tempat ane
bekerja untuk mengambil cuti beberapa pekan, karena jujur selama ane bekerja
disitu, belum sama sekali ane ngambil cuti. Maka hari ini ane gunakan masa cuti
tsb.
Setelah menyiapkan beberapa persiapan, dan ane juga udah
boking tiket pesawat.
Maka tepat pada 25 januari 2014, ane terbang ke jawa...
Saat diatas pesawat, ane sempat kembali menerima gambaran
maya dari benak ane.
Kurang lebihnya seperti ini.
Spoiler for Gambaran maya:
Asap yang membumbung tinggi, ledakan dan hentakan yang
sangat dahsyat bak dentuman nuklir.
Apa yang terjadi, pesawat itu, pesawat yang ane tumpangi
bergoncang tanpa kendali. Sangat mencengangkan, seluruh penumpang berteriak
histeris dan......
Ane tersadar, dan ane sudah berada di dalam sebuah rumah,
ane terbaring diatas gubug seorang kakek tua.
"Sudah siuman nak," Sapa kakek tsb
"Saya dimana kek" Tanya ane dan ane bangkit dari
pembaringan.
"Kamu di tempat kakek, mayang asri yang mengirimmu.
Kamu jelmaan patih kan? Ada tugas buatmu nak, dan ini penting demi keselamatan
bumi timur jawa ini"
"Apa kek"
...... To be continued ......
Ane sarapan dulu gan, laper
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 15)
Quote:
"Saya dimana kek" Tanya ane dan ane bangkit dari
pembaringan.
"Kamu di tempat kakek, mayang asri yang mengirimmu.
Kamu jelmaan patih kan? Ada tugas buatmu nak, dan ini penting demi keselamatan
bumi timur jawa ini"
"Apa kek?"
Spoiler for "Apa kek?" :
"Segara getih mulai Cumiat, durjana meraja lela"
Ungkap kakek berjubah putih tsb.
"Kekhawatiran jiwa tak berdosa sedang merintih, zaman
tak mampu meredamkan sebab ia mulai menua" Lanjutnya dengan penuh
kemisteriusan.
"Apakah akan ada bencana kek, lantas langkah apa yg
saya bisa perbuat sehingga saya berperan dalam kondisi ini" Ane takut, dan
sekujur tubuh ane gemetar.
"Dalam beberapa hari, Arya kusuma
Gunung kelud akan memuntahkan segara getihnya dan dilanjutkan dalam 1500 hari
kedepan Segara rupek, akan bergoyang, tanah Celebes akan merintih, dan beberapa
duka lain di bumi pertiwi ini" Jelas kakek lalu ia meneteskan air
mata.
Dan..
Gambaran-gambaran mengerikan itu sekejap melitas dibenak
ane.
Sungguh tak dapat ane bayangkan, tapi apa yang harus ane
perbuat, bukankan ini kehendak Illahi, bukankah ini skenario yg telah tertulis
di Lauhul mahfudz.
Sontak ane tersadar.
"Betapa mengerikannya kek, apa peran Arya kusuma dalam
situasi ini."
"Dia adalah penguasa, tanah jawa dan ia terabaikan oleh
sejarah kelam kebudayaan kuno. Tanah jawa dipenuhi noda, para tetuah leluhur
tak lagi digubris, perintah suci para rasul dan sunan pun diabaikannya. Maka
seperti itulah konsekuensinya" Jelas kakek
"Sungguh mengerikan kek, apakah ini yg dinamakan
kelalaian atau sesuatu lain yang tak dapat dijelaskan oleh nalar?"
"Lantas apa yg bisa kuperbuat kek?" Tanya ane.
"Kabarkan ini pada seluruh tetua di bumi jawa. Redupkan
energimu, lintasilah jangkauan batinmu" Singkat kakek.
Lalu sekejap ane tersadar..
Dan ane telah disebuah ruang UGD
Disebuah rumah sakit.
Lagi, lagi dan lagi...
...TO BE CONTINUED..
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 16)
Saat itu tubuh ane sangat lemas, mungkin karena jangkauan sukma
yg melampaui batas.
Menurut kabar, ane ditemukan tak sadarkan diri dibangku
pesawat.
Pihak pengelola maskapai pun bertindak cepat membawa ane ke
rumah sakit terdekat di Surabaya.
3 hari lamanya ane terjaga dalam koma,
Banyak isyarat yang ane terima, dan juga beberapa teka-teki
serta amanah yang dibebankan pada ane saat itu..
Tanggal 28 januari, tepat jam 8 malam ane menuju kediri
menggunakan bus.. Perjalanan 3 jam ane tempuh dan tibalah ane di kediri.
Disana ane bertemu dengan seorang lelaki.
"Assalamualaikum, apa kabar nak. Bagaimana
pejalananmu"
"Waalaikum salam. Alhamdulillah, sempat 3 hari saya
kembali koma pak" Jawab ane
"Hehe, itulah resiko memiliki karomah leluhur nak"
Ujar lelaki itu lalu mempersilahkan ane masuk kedalam rumahnya.
"Iya pak, perkenalkan saya Iyan" Ujar ane
memperkenalkan diri.
"Panggil saya kismo" Ujarnya ramah
"Baik pak kismo" Sahut ane lalu duduk
"Apa kamu sudah menyaksikan, rentetan bencana yg akan
terjadi dihari esok nak?"
"Iya pak"
"Gunung kelud telah tertidur 115 tahun, dan akan
menunjukkan bahwa ia masih aktif dalam beberapa hari kedepan. Merupakan
peringatan keras, bahwa kuasa Allah hadir melalui letusannya. Dan diikuti oleh
rentetan kejadian lain, jawa, bali, sumatera, sulawesi"
"Subhanalloh" Ane terkejut mendengar ungkapan pak
kismo barusan.
"Nanti kita akan adakan pertemuan, Tepat malam ini,
dimalam purnama. Kita akan bertemu para Rijalul ghaib yang ada ditanah jawa."
... To be continued ...
Lanjut nanti gan, maaf ane agak lupa kejadian saat itu.
Memutar kembali ingatan tak mudah ternyata gan, tak semudah
melihat yang belum terjadi
Terperangkap Di
Dimensi Lain
(PART 17)
Quote:
"Gunung kelud telah tertidur 115 tahun, dan akan
menunjukkan bahwa ia masih aktif dalam beberapa hari kedepan. Merupakan
peringatan keras, bahwa kuasa Allah hadir melalui letusannya. Dan diikuti oleh
rentetan kejadian lain, jawa, bali, sumatera, sulawesi"
"Subhanalloh" Ane terkejut mendengar ungkapan pak
kismo barusan.
"Nanti kita akan adakan pertemuan, Tepat malam ini,
dimalam purnama. Kita akan bertemu para Rijalul ghaib yang ada ditanah jawa."
Dengan para Rijalul Ghaib?, Mereka adalah jin yang
mendampingi para Wali Allah. malam ini akan menjadi malam yang panjang dan
sangat bersejarah dalam kehidupan ane.
Oke, skipp..
Saat itu ane, dan beberapa orang lainya telah mengambil
posisi.
Ane hanya memejamkan mata, berdzikir dan berdzikir, sembari
melafadzkan niat ane...
Seketika ane membuka mata, ane telah berada disebuah masjid
yang bercorak keraton. Disana ane disambut oleh beberapa dayang-dayang yang
sangat cantik..
Diatas permadani, disana terlihat ada beberapa lelaki tua
dan memakai jubah putih serta memiliki janggut yang begitu panjang. Tapi, kok
ane hanya sendirian, kemana kakek dan beberapa temannya.
Lalu ane memberanikan diri untuk mendekati mereka yang
sedang duduk bersila sambil bersendawa.
"Assalamualaikum" Sapa ane dan seketika mereka
memalingkan pandangan pada mereka.
"Waalaikum salam wahai cucuku" Balas seorang
kakek.
"Mari nak, gabunglah bersama kami" Lanjut salah
seorang lagi.
"Berapa usiamu nak, tampaknya kau terlampau muda"
Lanjutnya lagi
"Duduklah, jadi kamu pewaris patih tsb?" Tanya
kakek dengan tatapan tajamnya.
"I..iya kek" Jawab ane dengan nada takut
"Cu, Mengapakah tanah leluhur ini menjadi sangat
ternoda seperti ini cu? Apakah ajaran kami tak kalian gubris, apakah pinutur
kami tak kalian amalkan, apakah agama yang kami sampaikan tak kalian peluk.
Lantas berbagai kemurkaan melanda negeri ini, tanah ini, jiwa tak berdosa ikut
merasakan."
" Adat tanah ini mulai menghitam, dimana ajaran syaiton
mulai dianut, santet, pesugihan, dan berbagai amalan sesat. Mengapa cu, mengapa
kalian amat mudah tertipu. Dunia ini fana, akhiratlah yang kekal." Lanjut
salah seorang lagi.
" Kami para Wali sangat menyesalkan ini semua, para
tuan tanah adat leluhur bumi pertiwi akan meluapkan kemarahan mereka. Terbesar
pada abad ini." Ungkap mereka lagi.
Terasa dentuman kuat didada ane, ane terpental, dan...
Ane sadar.
"Assalamualaikum nak"
"Waalaikum salam buk"
"Bagaimana pertemuan mu, apakah akan ada pesan atau
wejangan dari mereka"
Mendengar ucapan kata dari buk asri, ane seketika meneteskan
air mata, sungguh, entah air mata bahagia telah berjumpa denga Wali Allah atau
air mata kesedihan atas keluhan para wali Allah terhadap umat manusia di bumi
pertiwi.
"Ujar mereka, Negeri ini akan meneteskan air mata. Dan
terbesar di abad ini. Daratan akan bergoyang, lautan pun akan tumpah, langit,
hutan, gunung, semua akan merintih kesakitan." Jelas ane pada buk asri.
"Diawali oleh, Dalam beberapa hari, Gunung kelud akan
meletus". Lanjut ane
Tepatnya13 Februari 2014, benar saja kelud meletus dengan
sangat hebat.
Spoiler for Letusan Gunung Kelud:
Jangan kamu melihat seberapa kecilnya dosa yang kamu
lakukan, tapi lihatlah betapa besarnya Dzat yang kamu tantang
Ane hanya bisa menyaksikan kejadian itu, air mata ane
kembali mengalir, bodoh! Ane tak mampu berbuat apa-apa, ane pecundang..
Saat itu ane jatuh dalam lembah penyesalan, angkara murka
teramat ganas..
..... To be continued .....



