Saturday, May 25, 2019

Terperangkap Di Dimensi Lain





Terperangkap Di Dimensi Lain 

(PART 1)


Selamat pagi, hari ini ane akan sedikit bercerita tentang pengalaman pribadi saya beberapa tahun silam

Entah horor atau gimana, nanti reader sendiri yang menilai. Yang jelas ane benar-benar mengalami kejadian diluar nalar yang sampai sekarang ane ga percaya itu terjadi.


Oke, mari kita mulai.


Spoiler for Tepatnya 2014 lalu:

Awal cerita ane saat itu sedang melaju menggunakan sepeda motor untuk menuju pulang seperti biasa, melewati jalan yang setiap hari selama 2 tahun terakhir ini ane lewati. Dengan alunan musik yang terpasang di headphone ane berdendang ria malam itu sembari melajukan motor secara perlahan.

Kalo gak salah malam itu cerah dengan bulan setengah purnama menyinari dan berhias bintang. Jalanan pun sepi seperti biasa.

Quote:

Sekedar Info, ane tinggal di Kota Sorong, Papua Barat.


Kurang lebih 30 menit sudah ane menempuh perjalanan, dan tibalah ane di jalanan yang kanan kirinya dibatasi oleh pemalang sawah yang begitu luas. Disetiap sisi, terlihat beberapa ekor sapi sedang melahap santai rerumputan.

"Huft, dasar hewan, malam2 gini masih aja sempat makan". Gumam ane saat itu. Kembali ane fokuskan pandangan ke depan, "Loh kok kabut ya banyak banget ya" Kembali ane bergumam dalam hati. Ane berfikir, ah mungkin asap dari pembakaran rumput dari warga. Ane acuhkan kabut tersebut dan kembali melaju santai.

Lalu, tiba-tiba mata ane menuju kearah 2 gapura besar dan memiliki corak yang sama sekali ane tak pahami.

Sejak kapan di jalan ini dibangun gapura, tulisan di gapura itu mirip seperti aksara Jawa. Ane hentikan kendaraan ane sejenak dan memandang sekitar. "Kok sepinya beda ya" Gumam ane.

Ane mencoba memahami situasi saat itu. Dari kejauhan, ane melihat 1 obor ditengah pemalang dan perlahan mendekati ane.

Sesaat kemudian, tibalah didepan ane wanita paruh baya memakai pakaian khas Jawa dengan susuk sirih dimulutnya.

Wanita itupun berkata.

"Darimana le" Tanya wanita itu dengan mulut masih mengunyah sirih

"Dari tempat kerjaan mbah, ini mau pulang" Jawabku apa adanya, sambil sesekali memandang sekitar yang tampak sangat berbeda.

"Tapi malam ini kok sepi amat ya mbah, gak ada kendaraan sama sekali" Lanjut ane sambil menggaruk kepala

"Kamu tinggal di Gubug Progo ya lee?" Tanya si mbah, dan ane tak paham daerah yang mbah sebutin barusan.

"Gubug Progo?
...

..

.

Lanjut ke PART selanjutnya ya gan




Terperangkap Di Dimensi Lain (Ternyata)

(PART 2)




Yah, saatnya update lagi. Meskipun ini hari minggu ane tetap kerja gan.

Dan ini lagi istirahat jadi ane sempatin untuk lanjutin update.


Quote:

"Kamu tinggal di Gubug Progo ya lee?" Tanya si mbah, dan ane tak paham daerah yang mbah sebutin barusan.


"Gubug Progo?

Spoiler for "Gubug Progo?"

"Iya le, emang kamu dari mana tadi. Kendaraan apa yg kamu maksud?" Tanya si mbah dan clingukan kanan kiri seperti mencari sesuatu.

"Lhoh mbah, bukannya ini daerah Aimas ya?" Tanya ane pada si mbah.

"Aimas?, ini perbatasan le, desa Gubug Progo arah selatan dan kamu dari arah Tanjung gersang" kata si mbah Sambil menunjuk kearah selatan.

Quote:

Ane makin bingung mendengar perkataan si mbah, dan saat itu juga ane tak tau ada didaerah mana. Yang ane lihat hanya hamparan sawah yang diselimuti kabut dengan cahaya redup.


"Sebenarnya kamu dari golongan apa le?" Tanya si mbah memecah lamunan ane.


"Golongan? Maksud mbah" Tanya ane


"Jadi kamu bukan golongan jin? Pulang lah le. Ini bukan alammu" Ungkap si mbah dengan nada takutnya.


"Loh mbah, saya di alam jin? Perasaan tadi saya sedang berkendara" Jawabku.


"Ayo ikut mbah, jangan disini. Nanti serdadu Marad mengetahui mu. Dan menghakimi ketidaksengajaanmu ini" Ajak si mbah dan menuntun ane ke sebuah gubuk yang semenjak tadi gak ane lihat keberadaannya.




Quote:

Diakhir PART, akan ane jelaskan golongan jin yang nenek sebutkan barusan. Dan pula tingkatan Maraddalam tingkatan golongan ya.

Lalu tibalah ane di didepan sebuah gubuk reot, dan si mbah tersebut mempersilahkan ane masuk.

Dan setelah ane membuka pintu reot yang terbuat dari bambu tersebut, dan Subhanallah keadaan didalam Gubug itu sangatlah mewah dengan guci-guci yang berkilauan dan memiliki dekorasi serta kaligrafi yang sangat indah.

Saat itu ane duduk disebuah kursi, entah dari bahan apa kursi itu sangat empuk (bukan sofa).

Lalu datang wanita muda berselendang dengan rambut disanggul.

Wanita itu mengenakan kebaya khas Jawa.




"Si mbah mana buk?" Tanya ane pada wanita itu.


"Perkenalkan nama saya Asih" Ujar wanita itu sembari tersenyum ceria.

"Dan saya sosok wanita tua yang kau temui tadi adalah saya. Saya dari golongan Al-Ghawwashun. Selamat datang di dunia kami nak" Lanjutnya lalu ia duduk didepanku. Dan masih dengan senyumannya"

Ok gan, lanjut nanti lagi ya. Ane kerja dulu


Quote:


Ok gan, lanjut nanti lagi ya. Ane kerja dulu
for Penjelasan Tentang tingkatan dan golongan makhluk ghaib:


1. Iblis
Iblis merupakan nenek moyang segala ras jin. Kata lain dalam hadist, Iblis dikenal sebagai Azazil

2. Setan (Asy-syaitan)
Setan Adalah golongan jin yang tingkatan ya lebih rendah dan merupakan keturunan langsung dari kaum Azazil. Tugasnya ialah menggoda menggoda manusia kearah segala perilaku kejahatan, maksiat, dzalim dsb. Golongan setan merupakan yang paling durhaka, karena kebanyakan dari mereka terlahir dari neraka dan sama sekali tak mau tunduk kepada ALLAH SWT.
ALLAH Swt pun berfirman, agar manusia tak mengikuti langkah-langkah setan.

3. Al-Maraddah
Tingkatan Al-Maraddah ini dibawah setan. Tugasnya ialah membuat takut dan menyebarkan fitnah pada kaum manusia dan jin itu sendiri.
Sebab arti dari Al-Maraddah itu sendiri adalah Pewas-was. Caranya ia hembuskan perasaan takut kepada manusia sehingga hilang ketenangannya.

4. Al-Farid
Dalam hadist, Al-Farid disebut sebagai Ifrit. Tugasnya ialah menipu daya manusia sehingga hilang imannya.

5. Al-Awan
Jin yang tingkatannya dibawah Ifrit ini bertugas menjadi pendamping atau Khodam manusia.

6. Al-Ghawwashun
Jin yang tarafnya dibawah Al-awan ini disebut Al-Ghawwashun artinya penyelaman. Sesuai artinya, jin ini tinggal dibawah laut. Golongan jin ini ada yang muslim dan ada yang kafir.

7. Ath-Thayyarun
Jin golongan ini disebut sebagai jin udara. Jin ini dapat mendatangkan bencana seperti angin topan, badai, dll.

8. Ath-Thawabi
Ath-Thawabi artinya pengekor, tugasnya membantu jin lain.
Dalam status sosial manusia, jin ini termasuk golongan pembantu.

9. Al-Qarna'
Tugas golongan jin ini adalah membantu jin-jin lain yang memiliki tingkatan ilmu tinggi yang memiliki perjanjian dengan manusia.
Dalam kata lain, jin ini yang berperan penting pada manusia yang memiliki ilmu ghaib.

10. Al-Ammar
Golongan jin ini adalah jin yang memiliki tingkatan paling rendah.
Golongan ini terkadang tak memiliki status sosial dan bebas berkeliaran mengganggu serta mendorong manusia untuk mempelajari ilmu-ilmu hitam yang menyesatkan.




Terperangkap Di Dimensi Lain (Malam Yang Panjang)

 (PART 3)

Lanjut ke PART 3 ya GanSis 


Quote:

"Perkenalkan nama saya Asih" Ujar wanita itu sembari tersenyum ceria.
"Dan saya sosok wanita tua yang kau temui tadi adalah saya. Saya dari golongan Al-Ghawwashun. Selamat datang di dunia kami nak" Lanjutnya lalu ia duduk didepanku. Dan masih dengan senyumannya


Nah, waktu ane denger ungkapan si buk asri saat itu, sumpah otak ane gak bisa mencerrna secara logika.
Jujur aja, saat itu ane kagak percaya tuh sama yang namanya ghaib, dunia lain, setan dan segala macamnya.
Yang ane percaya, bahwa Allah lah yang maha ghaib. 

"Jadi, saya di alam ghaib nih buk? Gimana bisa, perasaan tadi" Ujar ane bertubi-tubi

"Buktinya, kamu telah berada disini" Jelasnya dengan nada yang begitu ramah.

"Tapi, mana mungkin? Pasti saya mimpi, ah jelas-jelas tadi saya sedang berkendara buk" Ane masih belum bisa menerima kenyataan saat itu gan.

"Jadi, apa kamu berminat untuk kembali? Bukankah banyak diantara kaum manusia ingin kemari, bahkan dengan berbagai cara yang sesat" Ungkapnya lalu menuangkan minuman, yg aneh heran, sedari tadi dimeja itu tak ada benda apapun. Tapi kok tiba-tiba ada sebuah kendil dan 2 buah gelas
"Yang jelas, tinggallah disini beberapa menit saja" Ucapnya lagi sambil menyuguhkan segelas minuman semacam teh

Ane teguk minuman itu, ane tenangkan pikiran, kembali ane pastikan bahwa saat itu bukanlah mimpi.

"Coba jelaskan buk, sedikit tentang alam ghaib. Karena waktu saya tidak banyak" Ujar ane kemudian.

"Kamu baru menggunakan waktu 2 detik nak." jawabnya lalu tersenyum.

"Loh, kok bisa? Perasaan udah 30 menit saya disini" Sahut ane mengelak.

"1 detik disini sama dengan 1000 detik diduniamu. Mari ikutilah denganku" Ajaknya lalu ane berdiri dan mengikuti wanita itu.

Saat itu buk asri mengajak ane berjalan menapaki anak tangga yang entah kemana.
Dan tibalah kita di disebuah ruangan yang hanya ada 1 jendela.

"Tempat apa ini buk" Tanya ane

"Ini tempat ibuk semedi dan beribadah pada yang maha kuasa"

"Ibuk muslim, sholat juga" Tanya ane kaget setelah mendengar pernyataan buk asri barusan

"(Tertawa kecil) Jauh sebelum Leluhur mu Adam diciptakan oleh yang maha kuasa, leluhur kami telah lama bersujud dan beribadah nak. Bagi manusia, sholat merupakan tiang agama, tapi bagi kami, keyakinan akan sang maha kuasa merupakan suatu anugerah yang tiada tara. Dengan mengagungkan namaNya, mengikuti perintahNya serta menjauhi laranganNya" Jelas buk asri, dan sukses membuat ane terpana.
"Lihatlah nak, dari sini kamu bisa melihat semuanya" Lanjutnya sambil menunjuk kearah luar jendela.

Subhanallah, Dari situlah ane baru dapat memahami, bahwa saat itu ane sedang berada di alam yang bukan alam manusia. Segala sesuatu yang ane lihat tak dapat ane cerna dengan akal pikiran.
Sangat luas, dan keseluruhan yang dibawah sana berkabut putih. Tanpa cahaya, disisi lain ane melihat beberapa bayangan terbang bebas, jauh bawah sana, sungguh kehidupan dalam sini, Alam ghaib memang ada, dan sedang ane saksikan. Dan itu bukan mimpi.

"Lihatlah, apa kamu melihat diantara jin itu memiliki pacaran merah didahi mereka?" Tanya buk asih

"Iya buk, mengapa setiap fisik dari jin sangatlah aneh"

"Pancaran merah itu, berarti mereka adalah jin peliharaan, atau pesuruh manusia yang memiliki ilmu hitam. Kami tak memiliki fisik nak, kami hanya dapat berubah bentuk sesuai keinginan.
Dan sosok inilah yang aku inginkan untuk kamu lihat secara batin" Jelas buk asri

"Jadi, Pesugihan, serta ilmu-ilmu lain yang dimiliki manusia dengan cara sesar berasal dari sini buk?"

"Benar nak, banyak diantara golongan jin dan syaitan yang ikut campur dalam urusan manusia." Jelas buka asri.

Quote:
Bentar gan, ane tinggal mandi dulu. Sambil mencoba mengingat kembali. Maklum gan dah 4 tahun lalu... 


Skipp next PART >>>>







Terperangkap Di Dimensi Lain 

(PART 4)

Quote:

"Jadi, Pesugihan, serta ilmu-ilmu lain yang dimiliki manusia dengan cara sesar berasal dari sini buk?"

"Benar nak, banyak diantara golongan jin dan syaitan yang ikut campur dalam urusan manusia." Jelas buk asri.


Ok, saat itu otak dan pemikiran ku sudah conect, dan ane udah yakin seyakin yakinnya bahwa ane saat ini sedang Terperangkap alias tersesat dalam ghaib.

Setelah itu, ane diajak buk asri menuju sebuah pekarangan dan tidak jauh dari pekarangan itu ada sebuah semacam rawa, rawa dengan bau yang sangat menyengat.
Warna air di rawa itu berwarna merah pekat. Diantaranya ada segerombolan anak kecil berlarian. Eh tapi, mereka bukan anak kecil, mereka segerombolan tuyul, yah mereka adalah tuyul.
Ukuran mereka teramat kecil dan diantaranya bahkan ada yang bertanduk serta bertaring.

"Kamu pasti tau siapa mereka?" Tanya buk asri

"Hehe, sangat familiar buk. Mereka suka mencuri uang" Jawabku sambil sedikit tertawa.

"Mereka adalah darah daging manusia yang dilahirkan oleh jin wanita sepertiku" Ujar buk sambil tersenyum.

"Kok bisa buk?"

"Iya bisa, mereka adalah janin aborsi para wanita biadab" Jawabnya dengan wajah memerah
"Dan juga sperma hasil onani para lelaki yang tak mampu menahan nafsu syahwat mereka" Lanjutnya

"Astagfirullah, jadi begitu asal usul mereka ya buk"
"Oh ya buk, mumpung aku lagi disini. Mau tanya2 boleh"

"Silahkan nak, moga juga akan jadi pengetahuanmu" Buk asri kembali tersenyum

"Gini buk, apa benar. Manusia yang telah meninggal secara tidak wajar akibat suatu kejadian tertentu. Kecelakaan misalnya, apakah roh/arwah mereka akan gentayangan?" Tanya ane

"Ruh manusia hanya ke alam ini hanya saat mereka bermeditasi atau kepentingan tertentu. Ruh dan nyawa memiliki arti yang berbeda.
Pada saat kematian, nyawa manusia langsung menuju alam barzakh, jauh diatas alam ini (Langit ketiga). Dan mereka hanya bisa melihat dunianya selama 1000 hari (Waktu didunia manusia). Setelah itu, mereka tak akan pernah bisa kemana-mana selain di alam barzakh. Hanya manusia yang memiliki perjanjian pada iblis atau lebih tepatnya yang menjual jiwanya pada iblis. Maka mereka akan menjadi bala tentara iblis dan termasuk golongan Al-Maraddah. Jadi perihal penampakan hantu yang menyerupai manusia yg telah meninggal, merupakan ulah jin seperti kami nak." Jelas buk asri.

" Lalu, apa buk asri memiliki keluarga. Apa dilahirkan serta dibesarkan layaknya kami?" Tanya ane lagi

" Nah, tak semua jin dilahirkan. Ada beberapa yang tiba-tiba ada seperti salah satunya saya nak. Semua atas kehendak Allah SWT. Saya dulu sebelum seperti sekarang, tempat tinggalku dikerajaan ditengah Samudera, sebuah tempat yang kalian sebut sebagai Samudera pasifik. Disana saya diasuh oleh Keluarga jin muslim dari timur tengah. Sampai akhirnya mereka musnah akibat azab Allah "

" Berarti kaum jin juga bisa meninggal buk?"

" Kita sama nak, kamu, kaum manusia adalah keturunan Adam, sedangkan kami, kaum jin, beberapa diantara kami adalah keturunan Azazil atau yang kalian sebut sebagai Iblis. Kami semua dapat binasa atas kehendak yang maha kuasa."


Spoiler for para reader tercintah:
Maaph ya, kalo. Bahasa penulisan thread ane berantakan emoticon-Ngakak karena jujur ane bukan penulis




Terperangkap Di Dimensi Lain

 (PART 5)


Quote:
" Berarti kaum jin juga bisa meninggal buk?"

" Kita sama nak, kamu, kaum manusia adalah keturunan Adam, sedangkan kami, kaum jin, beberapa diantara kami adalah keturunan Azazil atau yang kalian sebut sebagai Iblis. Kami semua dapat binasa atas kehendak yang maha kuasa."


" Iya buk, saya paham sekarang." Saat itu ane udah kehabisan kata-kata, dan memilih diam sambil memandang sekitar.

Spoiler for Ilustrasi Gubug Buk Asri:



Setelah itu, kami kembali ke Gubug buk Asri. Dan secara tiba-tiba pula, disana ada sebuah bangku yang terbuat dari batang pohon.
Lalu kami duduk disana.

"Usiamu berapa nak?" Tanya bu asri

"Di tahun ini, genap 22 buk" Jawab ane polos.

"Masih terlampau muda, dulu saya pernah membantu manusia, lebih tepatnya mendampingi. Kalau tidak salah tahun 1870an. Beliau berilmu tinggi dan memiliki padepokan. Sampai sekarang keturunan ke 5 nya masih sering menjumpai saya dikala waktu luang"

"Apa ibuk tidak kesepian hidup sendiri seperti ini"

"Saya masih memiliki Allah yang senantiasa ada nak" Lalu ia kembali tersenyum.

Quote:
Kalau ane perkirakan, usia ibuk asri bila jadi manusia sekitar 30 tahunan dan masih muda. Beliau juga bisa berubah ke berbagai bentuk. Namun ujar beliau, wujud inilah wujud aslinya. Dan usianya saat itu adalah 55 tahun (Waktu alam ghaib)



Quote:
Dialam ghaib, disana tak ada perbedaan antara siang dan malam. Bila siang disana, maka malam dialam manusia dan begitu pun sebaliknya. Kegiatan mereka pun hampir sama seperti manusia. Aktivitas jin ternyata sama seperti aktivitas kita. Dan daerah yang ane datangi saat itu memang daerah jin yang tergolong masih lingkup kerajaan Gubug Progo


Oke gan, lanjut besok lagi flashbacknya. Malam ini ane mau ketemu dulu ama si buk asri. kalau beliau gak sibuk sih. Biasanya kalau ane temui mendadak, beliau sedang meditasi kadang juga gak ada.
Sampai disini dulu ya gan, sampai jumpa besok




Terperangkap Di Dimensi Lain

 (PART 6)


Hai para reader, ane hadir lagi. Hari ini kerjaan gak terlalu sibuk dan ane sempatin untuk update lanjutan PART 5

Oke GanSis, mari kita simak bersama-sama


Quote:
Saat itu ane masih duduk berhadapan dengan buk asri,


Lalu, tiba-tiba....

Spoiler for Tiba-tiba :
Dari arah semak belukar, terdengar suara langkah kaki dan perlahan suara itu makin mendekat
Dan seketika, buk asri memegang kepala Bagian belakang ane, ada semacam suatu Energi yang masuk, hangat kesekujur tubuh.

Beberapa saat kemudian, terlihat segerombolan kuda...
Tapi, what??

Quote:
Mereka bukan seutuhnya kuda, tapi berbadan manusia.
Seperti makhluk dalam mitologi Yunani gan, (Centaury).


"Siapa mereka buk" Tanya ku berbisik

"Ssshhhh" Hanya suara bisikin dari buk asri, lalu mereka bercakap.

"Hey, apa kau melihat seorang manusia beberapa saat lalu" Tanya seorang lelaki berjenggot, dan ia setengah kuda.

"Aku tak melihat manusia yang kau maksud paman" Jawab buk asri, terlihat raut wajahnya yang ketakutan.

Ehh, mengapa mereka tak melihat ane yang jelas ada disamping buk asri??
Apakah tadi buk asri menyamarkan wujud ane atau? Ah ane tak mengerti.
Yang jelas ane masih menyimak obrolan mereka.

"Pulangkanlah ia, sebelum purnama. Bila tidak, ia akan terperangkap Di masa lalu" Sahut seorang lainnya.

"Baik paman" Seperti buk asri keceplosan gan.

"Benar kan, kamu menyembunyikannya." Gertak lagi lelaki itu dengan matanya yang merah pekat.

"Ampuni saya paman, dia tersesat" Jawabnya lalu buk Asih perlahan meneteskan air mata.

"Alangkah baiknya bila kamu jujur sejak awal, agar tak mengundang kemarahan wahai Mayang asri"

"Sekali lagi maafkan dustaku paman"

" Baiklah, tunjukan manusia itu"

Lalu, seketika ane wujud dan mereka terpana melihat sosok ane gan.
Bahkan beberapa diantara mereka sempat terhentak.

"Dari mana asalmu wahai anak muda" Tanya lelaki itu

"Sa..saya keturunan Jawa paman" Jawab ane dengan nada gagap.

"Mengalir darah anoman patih di tubuhmu nak, tak kusangka. Akhirnya aku dapat bertemu dengan Patih anoman"

"Maksud paman?" Satu lagi teka-teki yang dihadapkan pada ane saat itu.

"Kamu keturunan ke-7 dari pewaris ke-7 melalui generasi ke 19 Anoman patih. Nenek dan kakek moyangmu dahulu kala adalah panglima kami"

Ngacir dulu gan




Terperangkap Di Dimensi Lain 

(PART 7)


Quote:

"Maksud paman?" Satu lagi teka-teki yang dihadapkan pada ane saat itu.

"Kamu keturunan ke-7 dari pewaris ke-7 melalui generasi ke 19 Anoman patih. Nenek dan kakek moyangmu dahulu kala adalah panglima kami"



"Maaf, aku belum mengerti paman" Ucapku pada lelaki berjenggot itu

"Pejamkan matamu nak"

Lalu ane memejamkan mata.

Spoiler for Memejamkan mata :


Entah ane pada zaman apa saat itu, yang jelas ane berada disebuah aula megah, setiap sisinya bercorak ala eropa. Entahlah, tak dapat ane gambarkan dalam kata-kata.
Disebuah ruangan, duduk diatas singahsana seorang raja, memiliki wujud tak seperti manusia pada umumnya. Raja itu berbadan kekar bak gorila, bertangan macan dan memiliki ekor serta rambut yang amat panjang. Ditambah jubah berwarna merah serta tongkat yang bertahtakan batu mulia berwarna putih mengkilau.
Disudut lain, sedang berdiri tegap lelaki berwajah kera dan seluruh badannya dipenuhi bulu berwarna putih.


Apakah lelaki itu yang dimaksud paman? Apakah dia patih anomanyang dikatakan sebagai kakek moyangmu?

Beberapa saat jantung ane berdebar dengan sangat kencang ya, satu kedipan mata lalu ane telah kembali pada situasi dimana semula.

"Bagaimana nak, sudah kau temui kakek moyangmu?"

"Sudah paman, apakah benar beliau."

"Pejamkan lagi matamu, aku kuserahkan sepenuhnya wasiat serta warisan dari leluhur mu"

Satu kedipan mata, dan wujud ane berubah gan.

Spoiler for Berubah:
Wajah ane sepenuhnya seperti kera, ya kera. Yah, sejak saat itu hingga sekarang, Tak dapat ane pungkiri bahwa ane benar-benar keturunan ANOMAN patih



Ijin bentar gan, mau makan siang dulu



Terperangkap Di Dimensi Lain

(PART 8)


Quote:
Wajah ane sepenuhnya seperti kera, ya kera. Yah, sejak saat itu hingga sekarang, Tak dapat ane pungkiri bahwa ane benar-benar keturunan ANOMAN patih


Seketika, mereka semua tunduk sama ane, terkecuali buk astri hanya yang tersenyum bangga ngeliat ane

"Maha patih anoman telah kembali, setelah ratusan abad akhirnya kami dapat kembali menjumpai mu wahai paduka" Ucap salah satu dari mereka.

"A..aku hanya manusia paman, dan tak tau menau perihal takdir ini." Ujar ane

"Terimalah takdirmu paduka, dan kamu telah mewarisi segala macam ilmu yang tak dimiliki semua orang."

" Dahulu, kesaktian kakek moyangmu yang mampu membebaskan kami dari belenggu iblis laknatullah. Maka pergunakanlah ilmu itu dengan sebagaimana mestinya"

"Jadi apa, apa aku bisa kembali sekarang?" Tanya ane

" Ucap dalam hati, Pejamkan mata maka keinginan mu tersebut akan terwujud atas kehendak Allah SWT"

tak mau mau menunggu lama, langsung ane coba

Spoiler for Memejamkan mata :

Dan yang terjadi....



Spoiler for Kembali kealam nyata:

Ane tersadar, dan ane telah berada diatas kasur empuk, ada bunyi-bunyi semacam alat pendeteksi jantung, selang-selang infus tertancap dihidung ane.
Berapa lama ane tak sandarkan diri, yang jelas diruangan itu ada seorang wanita. Dia sedang tertidur di soda yang tak jauh dari tempat ane terbaring.
Jarum jam dinding telah menunjukkan pukul 4 subuh.
Terasa badan ane sangatlah ringan, kembali ane Pejamkan mata dan....



Spoiler for Kembali kealam ghaib:

Ane telah kembali, dan masih bersama 5 paman setengah kuda dan juga buk asri.

"Bagaimana kondisi ragamu nak" Tanya buk asri

"Raga ku sehat buk, saya kesini hanya hendak berpamitan dan dikala waktu luang akan saya kembali berkunjung kesini. Terima kasih paman, saya pamit. Saya harus normalkan raga saya dialam nyata. Dan juga beberapa tanggung jawab yang telah saya tinggalkan beberapa saat selama saya disini.

Assalamualaikum.."



Siapakah karakter wanita dalam ruangan itu?
GanSis penasaran 
Tetap simak dan jangan pindah kamar


Oke gan sebelumnya ane tegaskan lagi, kenyataan lalu yang ane alami murni terekam dalam otak ane dan tanpa ada rekayasa sedikitpun.
Jadi, andaikata ane telat update, itu pertanda ane lagi Flashback.

Quote:
Yang kepo sama buk asri bisa PM


Sampai jumpa di update selanjutnya





Terperangkap Di Dimensi Lain

 (PART 9)


Selamat malam, wahai reader tercinta yang masih setia di thread ane yang penuh kekurangan ini


Oke, di PART ini ane akan ungkap siapa Mayang asri
Karakter yang pertama muncul dalam kisah ane.
Ada beberapa reader yang PM ane minta ane sketsa kan sosok buk asri, mustahil gan 
Nih salah satunya.


Dari agan Wizardgandalf7

sebab kenapa, sosok buk asri ini selalu berubah.
Oke fix, ane akan tunjukkan sosok buk asri yang pertama kali beliau tunjukan ke ane.
Dan ane nemu pict yang 80% mirip sama beliau.
Mari kita simak pict tersebut.
Tujuannya agar reader dapat mengenal akrab sosok karakter buk asri.
Ilustrasi sosok Mayang Asri :




Terperangkap Di Dimensi Lain
 (Awal Dari Sesuatu Yang Besar)

 (PART 10)


Setelah ane sadar, sekujur badan ane terasa sakit, nyeri disetiap persendian.
Entah mungkin efek perjalanan lintas dunia atau apa yang jelas ane pegal linu.
Eh, baru sadar, ini sudah sore. Padahal seingat ane pas pergi jam 4 subuh, disana hanya pamitan gak ada 2 menit. Ternyata waktu teramat cepat didunia ini.

Lalu ane dikagetkan oleh suara pintu, pertanda ada seseorang yang hendak masuk ke ruangan tempat ane dirawat.
Saat itu posisi ane sedang bersandar lemas pada tempat tidur. Ada beberapa bingkisan buah dimeja tepat disamping ane.


"Yan, alhamdulillah udah sadar" Masuk seorang wanita, dan langsung mendekatiku.

"Alhamdulillah as," Balas ane sambil merekahkan senyuman secara paksa.

"Kamu tau gak, kamu koma brapa lama?" Tanyanya lagi, ia sudah duduk tepat disamping kiri ane.

"Enggak, emang brpa lama?"

"Andai hari ini sampai besok kmu blum sadar juga, berarti genap 3 minggu. Aneh loh, dokter menganalisa kamu tak mengidap penyakit apapun." Ucapnya dengan tatapan seksama kearah ane

"Heh, coba ceritain awal aku koma gimana. Aku lupa" Tanya ane, waktu itu jujur aja gan, ane gak tau bagaimana awal ane masuk kedunia itu. Yang ane ingat hanya saat berkendara itu aja.

"Kamu ditemukan terkapar, di perbatasan Unit 2 yan, banyak yang mengiramu korban begal. Tapi tak ada sedikitpun luka atau barang milikmu yang hilang" Jelasnya dengan seksama.

"Aneh ya, tapi sudahlah. Alhamdulillah aku udah kembali" Jawab ane.

Spoiler for Tiba-tiba :
Lalu tiba-tiba, ada semacam gambaran maya dalam imajinasi ane, disitu tergambar dengan jelas sosok wanita paruh baya "Ibu ane" sedang berjalan kemari dengan membawa semacam rantang makanan. Ibu juga didampingi beberapa orang lainya yaitu ayah dan 3 adik ane.


"Kamu udah makan?" Tanya ane padanya.

"Tadi pagi sih sebelum ngampus udah. Kenapa, kamu lapar" Tanyannya balik ke ane

"Iya lapar, tapi ibuk sudah perjalanan kesini. Membawa makanan kesukaanku.. Yaudah sana bukain pintu. Buruann" Ujar ane, lalu Nadia bangkit dari duduknya menatap ane dengan tatapan bingung.
Sebelum ia memegang gagang pintu kamar itu, pintu itu telah terbuka dan benar saja. Ibu, ayah serta 3 adik ane ada disana dan perlahan berjalan menghampiri ane.

"Alhamdulillah nak, kamu udah siuman. Kamu baik-baik aja kan?" Wanita itu menatap haru kearah ane

"Alhamdulillah baik buk. Perkedel jagung nya mana buk, aku lapar" Ujar ane setengah meringis

"Loh kok kamu tau ibuk bawa makanan kesukaanmu?" Tanyanya heran.

"Tau lah buk, insting anak pada ibuknya kan gak pernah salah hehe"
Hingga malam harinya, akhirnya ane diijinkan untuk kembali kerumah.
Diagnosa dokter memang tak menemui kejanggalan dari kesehatanku. Maka dengan senang hati kami bergegas menuju rumah.
Selamat malam gan, ane duluan. 
Besok harus bangun pagi


Terperangkap Di Dimensi Lain 

(PART 11)


Di update kali ini ane akan jelasin dikit tentang tingkatan alam yang ada dialam ghaib itu sendiri. 

Ibarat dialam nyata, kita biasa sebut sebagai daerah contoh (Negara, kota, desa dll)
Supaya agan-agan ketahui, bila diibaratkan alam dunia kita sebagai koin yang dilemparkan ke padang pasir, maka padang pasir itulah alam ghaib.
Sedangkan alam ghaib sendiri baru lapisan langit kedua.
Masih ada 5 langit diatasnya dan masing masing memiliki perumpamaan yang sama.
Setelah ketujuh langit, diatanya ada Kursi Allah.
Bila diibaratkan lagi, 7 langit bawah kursi Allah adalah koin dan luas padang pasirnya ibarat kursi Allah.

Diatas kursi Allah, yang tertinggi, singgahsana Allah, Arshy Allah.


Bisa agan bayangkan, seberapa kecilnya kita dihadapan Allah dan ciptaanNya.
Maka, untuk apa kita masih menyombongkan diri.
Tapi barangsiapa yang tetap berada pada jalan Allah, maka derajat manusia itu sendiri melebihi segala makhluk ciptaan Allah yang terdahulu.
(Kisah Adam, Azazil, dan malaikat)



Oke mari kita bahas

1) Alam Kajimana

Yakni mereka yang hidup di rumah-rumah kuno masyarakat yang bergaya aristokrat, hampir sama dengan bangsa siluman tetapi mereka biasanya tinggal di daerah-daerah pegunungan dan tempat- tempat yang berhawa panas. Dan dikenal dengan sebutan merak Jim oleh masyarakat alam ghaib


2) Alam Roh.

Selain tujuh macam alam tersebut, ada sebuah saluran yang terjepit, dimana roh-roh dari manusia-manusia yang jahat menderita karena kesalahan yang telah mereka perbuat pada masa lalu. Suara desisan di puncak-puncak gunung adalah suara roh-roh yang sedang menderita siksaan, terkada beberapa masyarakat menamainya sebagai roh yang bergentayangan atau gambaran bagi manusia yang masih hidup, begitulah keadaan di alam ghaib ini.alam mistis


3) Siluman Mahkluk Halus.

Bangsa ini tinggal didaerah yang ber air seperti di danau-danau, laut, samudera dan lainnya, masyarakat siluman diatur seperti masyarakat jaman kuno. Mereka mempunyai Raja, Ratu, Golongan Aristokrat, Pegawai-pegawai Kerajaan, pembantu-pembantu, budak-budak di alam ghaib ini. Mereka itu tinggal di Keraton-keraton, rumah-rumah bangsawan, rumah-rumah yang bergaya kuno.


4) Sarpo Bongso.

Penguasa Rawa Pening, Sebuah danau besar yang terletak di dekat kota Ambarawa antara Magelang dan Semarang. Sarpo Bongso ini siluman asli, yang telah tinggal di telaga tersebut dalam waktu yang lama bersama dengan penduduk golongan siluman. Sedangkan kanjeng Ratu Kidul bukanlah asli siluman, beberapa pendapat mengatakan, bahwa beberapa abad yang lalu ratu kidul merupakan seorang Gusti dikerajaan di Jawa, tetapi patihnya Nyai Roro Kidul adalah siluman asli sejak beberap ribu tahun yang lalu, sehingga sampai sekarang ketenaran dan ceritanya hingga sekarang masih kita dengar.


5) Alam Demit.

Bangsa ini bertempat tinggal di daerah-daerah pegunungan yang hijau dan lebih sejuk, rumah-rumah mereka bentuknya sederhana, yakni terbuat dari kayu dan bambu, mereka itu seperti manusia, namun bentuk badannya lebih kecil. Ibaratnya masyarakat yang telah teratur dan juga seperti alam ghaib Merkayangan, Siluman, Kajiman, dan Demit.alam roh


6) Merkayangan.

Kehidupan di saluran ini hampir sama seperti kehidupan di dunia manusia, hanya saja sinar matahari tidak ada. Dalam dunia merkayangan, menurut beberapa sumber, mereka juga mempunyai kebiasaan seperti merokok, rokok yang sama seperti dunia manusia, membayar dengan uang yang sama, memakai macam pakaian yang sama, ada banyak mobil yang jenisnya sama di jalan-jalan, ada banyak pabrik-pabrik persis seperti di dunia manusia. Yang mengherankan adalah, mereka itu memiliki tehnologi yang lebih canggih dari manusia, kota-kotanya lebih modern ada pencakar langit, pesawat-pesawat terbang yang ultra modern serta lainnya. Ada juga hal-hal yang mistis di alam ghaib dunia Merkayangan ini, terkadangjika mereka menginginkan manusia dalam sebuah acara yang mereka rayakan, mereka juga akan mengundangnya, seperti dalam acara; melaksanakan pertunjukkan wayang kulit, menghadiri upacara perkimpoian, bekerja di batik, rokok sebagaimana manusia pada biasanya, hingga upah mereka-pun sama dengan manusia di dunia ini.


Begitulah kiranya Alam ghaib yang ada, maha besar Allah SWT atas segala ciptaan dan kehendaknya, sehingga siapapun patut dan wajib sujud dan hanya berharap pada-NYA.
Kita pun WAJIB mempercayai serta meyakini hal ghaib, karena ALLAH SWT adalah maha ghaib.




Quote:
Btw, waktu ane dialam ghaib waktu itu ane masuk ke alam ghaib yang berada ditingkatan Kajimana

Makan siang dulu gan 
Ngacir bentar 


Terperangkap Di Dimensi Lain 

(PART 12)


Selamat malam GanSis
Malam ini Bulan sabit ya
Malam ini pula para penduduk dialam ghaib sedang ramai
Nih ane sehabis sholat isya tadi abis dari sana.
Dan gak ketemu sama Buk asri 
Tapi ane masih bisa berjumpa sama kawan2 lama walau hanya beberapa saat saja.

Oke mari kita lanjutkan cerita.



Quote:
"Loh kok kamu tau ibuk bawa makanan kesukaanmu?" Tanyanya heran.

"Tau lah buk, insting anak pada ibuknya kan gak pernah salah hehe"

Hingga malam harinya, akhirnya ane diijinkan untuk kembali kerumah.
Diagnosa dokter memang tak menemui kejanggalan dari kesehatanku. Maka dengan senang hati kami bergegas menuju rumah.


Pagi harinya gan

Spoiler for Pagi hari:


Ya, pagi itu ane didatengin beberapa habib dan praktisi supranatural.
Ada Gus bahar, gus nanang, dan beberapa lagi yang tak dapat ane sebutkan menyangkut privasi yg bersangkutan.
Singkat cerita ane di kepoin.


"Gimana awal cerita sampai adek nyasar ke alam itu? Butuh waktu lama bagi kami untuk mencapai sana loh, melalui berbagai meditasi dan dzikir yang amat lama" Tanya Gus bahar

"Awalnya saya juga heran pak, dan sama sekali tak menyadari sama sekali.
Ingatan yg masih saya simoan saat itu saya hanya sedang berkendara menuju pulang" Jelas ane tanpa ragu

"Sulit dijelaskan, tapi memang adik sudah tiba disana. Dialam yang jarang sekali didatangi oleh manusia.
Lebih hebatnya lagi, adik bisa kembali" Jelas Gus Nanang.

Lalu sekilas ada bisikin maya

Spoiler for Bisikan maya:

"Tak usah patih menjelaskan siapa diri patih pada mereka".


Sepertinya bisikan itu dari paman, dan ane hanya mengangguk.

"Yah, semua atas kuasa Allah pak" Singkat ane lalu nyeruput kopi hangat dan menyulut sebatang rokok.
"Sampai skarang, saya hanya menganggap itu mimpi pak" lanjut ane

"Terpancar aura aneh dalam dirimu nak, tapi tak dapat kami jelaskan" Lanjut salah seorang praktisi berjenggot putih

"Mungkin aura makhluk lain yang menempel pada diri saya. Dengan dzikir pasti akan hilang dengan sendirinya" Jawab ane

Namun, ane menangkap beberapa prasangka dari salah satu praktisi tersebut.

Spoiler for Prasangka :
Cepat atau lambat, saya akan segera ungkap siapa identitas mu.
Wah, gak bener nih orang. Auranya berubah.
Lalu ane mencoba menyingkap tabir si praktisi tsb.
Ternyata dia berilmu, ilmunya berasal dari Rijalul ghaib yang ia dapatkan dari salah satu ilmu Kejawen.
Ia juga memiliki khodam, dan sedang menggeram takut melihat aura ane, khodamnya cukup mengerikan. Seekor Macan dengan taring purba dan berkulit loreng merah. Matanya berwarna putih.
Sepertinya khodam itu jin yang pernah kafir dan kini telah mualaf.

"Yaudah, kami pamit dek. Nantinkalau ada apa-apa hubungi kami" Ungkap Gus Bahar.

"Iyah pak, terima kasih atas kunjungannya. Dalam 2 jam akan turun hujan sebaiknya pakailah mantel pak" Opps ane keceplosan.

"Iya dek, mantel telah kami siapkan di jok" Jawab Gus nanang sembari tersenyum simpul.

Kembali batin ane menangkap bahasa dari Gus nanang.

Spoiler for Gus nanang:
Ternyata kamu paham dan bisa
Bentar gan, nanti lanjut lagi


Terperangkap Di Dimensi Lain

 (PART 13)


Skip beberapa hari kemudian gan

Malam itu, selepas sholat isya, ane tenggelam dalam khusyuk dan damainya dzikir.
Dan....
Gelap...
Gulita...

Spoiler for Gelap gulita... :

Ane tersadar, sepertinya ini..
Ahh, ane berada dalam air, gelembung-gelembung udara ini..
Ane berada dalam air, berjalan didasar laut, entah laut mana dan bagaimana bisa nyampai disini.


Ane berjalan menyusuri terumbu karang dan koral-koral didasar laut tsb.
Ane terpana..
Subhanallah, Sepertinya itu istana, istana bawah air lebih tepatnya.

Sungguh mustahil, tapi begitulah kenyataan saat itu.

"Masuklah nak" Ada sebuah bisikan, ternyata itu buk asri

Ane pun berjalan masuk, dan diistana itu tak berpenghuni, terlalu banyak lorong dan bilik.
Ane terus berjalan, sampai sebuah tepukan di pundak mengagetkan ane dan ane pun menoleh kebelakang.

"Buk, apa kabar" Sapa ane lalu memeluknya.

"Kamu pergi belum ada 30 menit udah kangen nak sama ibuk. Bagaimana keadaanmu di alam sana"

"Tadi aku sedang beribadah buk, lalu tersadar dan dan sudah disini"

"Saya membutuhkanmu nak"

"Apa buk"


ntar ane ijin dulu sama buk asri 




Terperangkap Di Dimensi Lain

 (PART 14)


Assalamualaikum para reader 
Kita lanjutkan update ya, dan simak baik-baik.
Moga thread ane bukan hanya sebagai bacaan buat agan-agan, tapi juga buat pengetahuan lebih.


Kembali ke saat dimana ane berada di istana bawah laut buk asri.

"Apa buk?" Tanya ane yang penuh penasaran.

"Arya kusumo sedang meluapkan emosinya nak, maka itu saya kembali ke istana"

"Siapa itu Arya kusuma buk, ada apa sangkut pautnya dengan saya"

"Dia adalah Jin penguasa  "

"Gunung kelud, mengapa ia marah?" Tanya ane lagi.

"Bumi timur jawa penuh noda, beberapa saat lagi ia akan murka atas kehendak Allah ta'ala" Jelas buk asri
"Kamu, pergilah kesana. Temui salah seorang lelaki, dan dia akan menjelaskan segala yang tak kamu ketahui" Lanjut buk asri.

"Baik buk, saya pamit. Assalamualaikum"

Ane tersadar, punggung ane terasa kaku. Mungkin akibat 10 jam dengan posisi sujud seperti itu.
Lalu ane berwudhu dan melanjutkan sholat yg tertunda.

Singkat cerita, hari itu juga ane ke kantor tempat ane bekerja untuk mengambil cuti beberapa pekan, karena jujur selama ane bekerja disitu, belum sama sekali ane ngambil cuti. Maka hari ini ane gunakan masa cuti tsb.
Setelah menyiapkan beberapa persiapan, dan ane juga udah boking tiket pesawat.
Maka tepat pada 25 januari 2014, ane terbang ke jawa...
Saat diatas pesawat, ane sempat kembali menerima gambaran maya dari benak ane.
Kurang lebihnya seperti ini.

Spoiler for Gambaran maya:

Asap yang membumbung tinggi, ledakan dan hentakan yang sangat dahsyat bak dentuman nuklir.
Apa yang terjadi, pesawat itu, pesawat yang ane tumpangi bergoncang tanpa kendali. Sangat mencengangkan, seluruh penumpang berteriak histeris dan......


Ane tersadar, dan ane sudah berada di dalam sebuah rumah, ane terbaring diatas gubug seorang kakek tua.

"Sudah siuman nak," Sapa kakek tsb

"Saya dimana kek" Tanya ane dan ane bangkit dari pembaringan.

"Kamu di tempat kakek, mayang asri yang mengirimmu. Kamu jelmaan patih kan? Ada tugas buatmu nak, dan ini penting demi keselamatan bumi timur jawa ini"

"Apa kek"

...... To be continued ......
Ane sarapan dulu gan, laper


Terperangkap Di Dimensi Lain 

(PART 15)


Quote:
"Saya dimana kek" Tanya ane dan ane bangkit dari pembaringan.

"Kamu di tempat kakek, mayang asri yang mengirimmu. Kamu jelmaan patih kan? Ada tugas buatmu nak, dan ini penting demi keselamatan bumi timur jawa ini"

"Apa kek?"


Spoiler for "Apa kek?" :


"Segara getih mulai Cumiat, durjana meraja lela" Ungkap kakek berjubah putih tsb.
"Kekhawatiran jiwa tak berdosa sedang merintih, zaman tak mampu meredamkan sebab ia mulai menua" Lanjutnya dengan penuh kemisteriusan.

"Apakah akan ada bencana kek, lantas langkah apa yg saya bisa perbuat sehingga saya berperan dalam kondisi ini" Ane takut, dan sekujur tubuh ane gemetar.

"Dalam beberapa hari, Arya kusuma
Gunung kelud akan memuntahkan segara getihnya dan dilanjutkan dalam 1500 hari kedepan Segara rupek, akan bergoyang, tanah Celebes akan merintih, dan beberapa duka lain di bumi pertiwi ini" Jelas kakek lalu ia meneteskan air mata.

Dan..
Gambaran-gambaran mengerikan itu sekejap melitas dibenak ane.
Sungguh tak dapat ane bayangkan, tapi apa yang harus ane perbuat, bukankan ini kehendak Illahi, bukankah ini skenario yg telah tertulis di Lauhul mahfudz.
Sontak ane tersadar.

"Betapa mengerikannya kek, apa peran Arya kusuma dalam situasi ini."

"Dia adalah penguasa, tanah jawa dan ia terabaikan oleh sejarah kelam kebudayaan kuno. Tanah jawa dipenuhi noda, para tetuah leluhur tak lagi digubris, perintah suci para rasul dan sunan pun diabaikannya. Maka seperti itulah konsekuensinya" Jelas kakek

"Sungguh mengerikan kek, apakah ini yg dinamakan kelalaian atau sesuatu lain yang tak dapat dijelaskan oleh nalar?"
"Lantas apa yg bisa kuperbuat kek?" Tanya ane.

"Kabarkan ini pada seluruh tetua di bumi jawa. Redupkan energimu, lintasilah jangkauan batinmu" Singkat kakek.

Lalu sekejap ane tersadar..
Dan ane telah disebuah ruang UGD
Disebuah rumah sakit.

Lagi, lagi dan lagi...


...TO BE CONTINUED..







Terperangkap Di Dimensi Lain

 (PART 16)


Saat itu tubuh ane sangat lemas, mungkin karena jangkauan sukma yg melampaui batas.
Menurut kabar, ane ditemukan tak sadarkan diri dibangku pesawat.
Pihak pengelola maskapai pun bertindak cepat membawa ane ke rumah sakit terdekat di Surabaya.
3 hari lamanya ane terjaga dalam koma,
Banyak isyarat yang ane terima, dan juga beberapa teka-teki serta amanah yang dibebankan pada ane saat itu..

Tanggal 28 januari, tepat jam 8 malam ane menuju kediri menggunakan bus.. Perjalanan 3 jam ane tempuh dan tibalah ane di kediri.
Disana ane bertemu dengan seorang lelaki.

"Assalamualaikum, apa kabar nak. Bagaimana pejalananmu"

"Waalaikum salam. Alhamdulillah, sempat 3 hari saya kembali koma pak" Jawab ane

"Hehe, itulah resiko memiliki karomah leluhur nak" Ujar lelaki itu lalu mempersilahkan ane masuk kedalam rumahnya.

"Iya pak, perkenalkan saya Iyan" Ujar ane memperkenalkan diri.

"Panggil saya kismo" Ujarnya ramah

"Baik pak kismo" Sahut ane lalu duduk

"Apa kamu sudah menyaksikan, rentetan bencana yg akan terjadi dihari esok nak?"

"Iya pak"

"Gunung kelud telah tertidur 115 tahun, dan akan menunjukkan bahwa ia masih aktif dalam beberapa hari kedepan. Merupakan peringatan keras, bahwa kuasa Allah hadir melalui letusannya. Dan diikuti oleh rentetan kejadian lain, jawa, bali, sumatera, sulawesi"

"Subhanalloh" Ane terkejut mendengar ungkapan pak kismo barusan.

"Nanti kita akan adakan pertemuan, Tepat malam ini, dimalam purnama. Kita akan bertemu para Rijalul ghaib yang ada ditanah jawa."


... To be continued ...



Lanjut nanti gan, maaf ane agak lupa kejadian saat itu.
Memutar kembali ingatan tak mudah ternyata gan, tak semudah melihat yang belum terjadi




Terperangkap Di Dimensi Lain 

(PART 17)


Quote:
"Gunung kelud telah tertidur 115 tahun, dan akan menunjukkan bahwa ia masih aktif dalam beberapa hari kedepan. Merupakan peringatan keras, bahwa kuasa Allah hadir melalui letusannya. Dan diikuti oleh rentetan kejadian lain, jawa, bali, sumatera, sulawesi"

"Subhanalloh" Ane terkejut mendengar ungkapan pak kismo barusan.

"Nanti kita akan adakan pertemuan, Tepat malam ini, dimalam purnama. Kita akan bertemu para Rijalul ghaib yang ada ditanah jawa."



Dengan para Rijalul Ghaib?, Mereka adalah jin yang mendampingi para Wali Allah. malam ini akan menjadi malam yang panjang dan sangat bersejarah dalam kehidupan ane.

Oke, skipp..
Saat itu ane, dan beberapa orang lainya telah mengambil posisi.
Ane hanya memejamkan mata, berdzikir dan berdzikir, sembari melafadzkan niat ane...

Seketika ane membuka mata, ane telah berada disebuah masjid yang bercorak keraton. Disana ane disambut oleh beberapa dayang-dayang yang sangat cantik..
Diatas permadani, disana terlihat ada beberapa lelaki tua dan memakai jubah putih serta memiliki janggut yang begitu panjang. Tapi, kok ane hanya sendirian, kemana kakek dan beberapa temannya.
Lalu ane memberanikan diri untuk mendekati mereka yang sedang duduk bersila sambil bersendawa.

"Assalamualaikum" Sapa ane dan seketika mereka memalingkan pandangan pada mereka.

"Waalaikum salam wahai cucuku" Balas seorang kakek.

"Mari nak, gabunglah bersama kami" Lanjut salah seorang lagi.
"Berapa usiamu nak, tampaknya kau terlampau muda" Lanjutnya lagi

"Duduklah, jadi kamu pewaris patih tsb?" Tanya kakek dengan tatapan tajamnya.

"I..iya kek" Jawab ane dengan nada takut

"Cu, Mengapakah tanah leluhur ini menjadi sangat ternoda seperti ini cu? Apakah ajaran kami tak kalian gubris, apakah pinutur kami tak kalian amalkan, apakah agama yang kami sampaikan tak kalian peluk. Lantas berbagai kemurkaan melanda negeri ini, tanah ini, jiwa tak berdosa ikut merasakan."

" Adat tanah ini mulai menghitam, dimana ajaran syaiton mulai dianut, santet, pesugihan, dan berbagai amalan sesat. Mengapa cu, mengapa kalian amat mudah tertipu. Dunia ini fana, akhiratlah yang kekal." Lanjut salah seorang lagi.

" Kami para Wali sangat menyesalkan ini semua, para tuan tanah adat leluhur bumi pertiwi akan meluapkan kemarahan mereka. Terbesar pada abad ini." Ungkap mereka lagi.

Terasa dentuman kuat didada ane, ane terpental, dan...
Ane sadar.

"Assalamualaikum nak"

"Waalaikum salam buk"

"Bagaimana pertemuan mu, apakah akan ada pesan atau wejangan dari mereka"

Mendengar ucapan kata dari buk asri, ane seketika meneteskan air mata, sungguh, entah air mata bahagia telah berjumpa denga Wali Allah atau air mata kesedihan atas keluhan para wali Allah terhadap umat manusia di bumi pertiwi.

"Ujar mereka, Negeri ini akan meneteskan air mata. Dan terbesar di abad ini. Daratan akan bergoyang, lautan pun akan tumpah, langit, hutan, gunung, semua akan merintih kesakitan." Jelas ane pada buk asri.
"Diawali oleh, Dalam beberapa hari, Gunung kelud akan meletus". Lanjut ane


Tepatnya13 Februari 2014, benar saja kelud meletus dengan sangat hebat.

Spoiler for Letusan Gunung Kelud:


Jangan kamu melihat seberapa kecilnya dosa yang kamu lakukan, tapi lihatlah betapa besarnya Dzat yang kamu tantang


Ane hanya bisa menyaksikan kejadian itu, air mata ane kembali mengalir, bodoh! Ane tak mampu berbuat apa-apa, ane pecundang..
Saat itu ane jatuh dalam lembah penyesalan, angkara murka teramat ganas..


..... To be continued .....

No comments:

Post a Comment